Wawasan Kunci
Open Interest berjangka Ondo turun tajam pekan ini, mencerminkan permintaan derivatif yang melemah setelah token gagal mempertahankan kenaikan terbaru di seluruh pasar kripto.
Funding rate yang terus positif menopang posisi bullish, menunjukkan trader dengan leverage masih mengharapkan Ondo pulih meski koreksi masih berlangsung saat perdagangan yang volatil.
ONDO tetap berada di atas rata-rata bergerak utama, menjaga momentum yang lebih luas tetap utuh sementara trader memantau area resistensi di dekat level penting $0,4017 di tengah volatilitas pasar.
Ondo Finance melanjutkan penurunannya pada Rabu karena token diperdagangkan di bawah level penting $0,4000, menambah tekanan pada pasar yang sebelumnya menunjukkan momentum yang mulai memudar setelah reli kuat awal bulan ini. Koreksi tersebut mengikuti dua hari berturut-turut mengalami kerugian setelah ONDO gagal mempertahankan kenaikan di dekat puncak Mei sebesar $0,4877.
Reli terbaru mendapatkan kekuatan pada minggu pembukaan Mei setelah trader ritel meningkatkan aktivitas di seluruh pasar derivatif. Open Interest futures naik hingga hampir $245 juta, menandai level tertinggi yang tercatat sejak Oktober dan menunjukkan adanya permintaan spekulatif yang agresif.
Selain meningkatnya partisipasi dari trader ritel, Ondo juga menarik perhatian setelah menyelesaikan uji coba yang melibatkan Treasuries jangka pendek Amerika Serikat yang ditokenisasi. Inisiatif tersebut mencakup kolaborasi dengan JPMorgan, Mastercard, dan Ripple, yang membantu mendorong optimisme pasar baru terkait produk keuangan tokenisasi.
Open Interest sejak itu turun tajam, jatuh dari hampir $229 juta menjadi sekitar $201 juta pada Rabu. Akibatnya, penurunan tersebut mencerminkan selera yang lebih lemah dari trader yang sebelumnya mendukung reli melalui posisi ber-leverage di berbagai bursa futures.
Namun, pasar derivatif yang lebih luas masih menunjukkan tanda kehati-hatian yang optimis meski terjadi pengurangan eksposur. Weighted funding rate Ondo tetap positif di sekitar 0,0049 persen, yang menunjukkan trader yang memegang posisi long terus membayar premi untuk mempertahankan taruhan bullish.
ONDO diperdagangkan di dekat $0,3904 sambil tetap berada di atas kedua Exponential Moving Average 50 hari dan 100 hari yang mengelompok di sekitar wilayah $0,3100. Selain itu, token terus bertahan di atas level dukungan SuperTrend di dekat $0,3348, membantu menjaga struktur kenaikan yang lebih luas.
Sumber: TradingView
Indikator Moving Average Convergence Divergence juga tetap berada di wilayah positif pada time frame harian. Secara signifikan, Relative Strength Index bertahan di kisaran pertengahan 60an, menunjukkan bahwa pembeli masih mengendalikan momentum meski pasar mendekati kondisi yang sudah terlalu panjang.
Analis terus memantau Exponential Moving Average 200 hari di dekat $0,4017, yang kini bertindak sebagai resistensi langsung untuk token. Penutupan harian yang tegas di atas level tersebut dapat memperkuat momentum beli dan mendukung upaya lain menuju level tertinggi terbaru.
Di sisi bawah, trader terus memantau support di sekitar level SuperTrend di dekat $0,3348 bersama dengan rata-rata bergerak 100 hari dan 50 hari. Karena itu, area-area tersebut berpotensi menarik kembali permintaan beli jika pullback saat ini berlanjut selama sesi perdagangan yang tersisa.
Selain itu, pelaku pasar tetap fokus pada apakah perkembangan terkait produk treasury dapat memulihkan kepercayaan dan menstabilkan aktivitas futures. Volume perdagangan tetap stabil selama koreksi, menunjukkan investor terus merespons perubahan harga.
Related News
Harga SUI Melemah karena Trader Futures Keluar setelah Reli Gagal
Harga SHIB Tetap Kokoh Meski Momentum Lemah di Dekat Resistance
Harga Dogecoin Meningkat saat Volume Futures Mencapai Kenaikan Empat Hari
Harga Ondo Turun di Bawah $0,40 karena Permintaan Berjangka Melemah
Harga SHIB Tetap Kokoh Meski Momentum Lemah di Dekat Resistance