NVIDIA 與聯發科(MediaTek)展開深度合作關係, dua kekuatan berkolaborasi membangun arsitektur komputasi sentral yang efisien. NVIDIA DRIVE AGX mengubah AI dari penerima perintah tunggal menjadi agen AI yang memiliki kemampuan penalaran, mengintegrasikan chip kokpit Dimensity AX dari MediaTek. Melalui edge computing dan sumber daya cloud, kendaraan dapat memberikan pengalaman agen AI personal dengan latensi rendah, privasi tinggi, dan personalisasi.
Arsitektur hybrid agen AI kendaraan menangani kebutuhan komputasi kompleks
Agen AI kendaraan mengadopsi arsitektur campuran(Hybrid Architecture)untuk memenuhi beragam kebutuhan tugas. Di sisi edge, NVIDIA menjalankan platform NVIDIA DRIVE AGX, yang secara khusus menangani tugas lokal yang sangat sensitif terhadap latensi(waktu respons di bawah 500 milidetik)dan melibatkan privasi, seperti kontrol suara, pengenalan gambar, serta analisis data telemetri kendaraan. Bahkan ketika sinyal jaringan tidak stabil atau terputus, sisi lokal tetap dapat menjalankan model bahasa besar dan model visual language model(VLM)dengan parameter di atas 7B, memastikan fungsi dasar tetap berjalan. Sebaliknya, lingkungan cloud berperan sebagai “pabrik AI”, bertanggung jawab menjalankan kebutuhan tugas komputasi tinggi seperti pencarian web dan perencanaan jadwal yang kompleks secara terus-menerus untuk pelatihan, fine-tuning, dan verifikasi model. Setelah itu, hasil yang sudah dioptimalkan dideploy kembali ke sisi kendaraan, mencapai keseimbangan performa yang dinamis.
Bagaimana pengaturan agen AI mengoptimalkan pengalaman pengguna?
Untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalaman yang mulus saat beralih antara edge dan cloud, sistem menerapkan mekanisme pengaturan agen(Agent Orchestration). Saat pengemudi mengajukan kebutuhan yang kompleks, sistem secara otomatis mengidentifikasi intent berdasarkan situasi saat ini, lalu merutekan tugas ke agen lokal atau cloud yang tepat untuk berkolaborasi. Misalnya, saat membahas jadwal, sistem menggerakkan agen navigasi lokal dan agen pencarian cloud untuk bekerja bersama. Kuncinya adalah teknologi berbagi konteks(Context Sharing):sistem menyinkronkan informasi latar belakang terkait antar platform, menghindari pengguna memberikan perintah berulang, serta memastikan informasi cloud dapat memberikan umpan balik yang tepat ke sistem lokal. Logika interaksi yang transparan(UX Transparency)ini dapat melacak status tugas asinkron, memastikan sistem tetap stabil dan menjaga kualitas layanan yang konsisten meskipun terjadi pergantian atau gangguan jaringan, sekaligus mengurangi gangguan terhadap pengemudi.
Seberapa baik tumpukan perangkat lunak mendukung performa untuk penerapan lintas platform?
NVIDIA menyediakan arsitektur perangkat lunak yang terpadu melalui NeMo dan TensorRT, sehingga secara efektif memperpendek kesenjangan teknis dari pengembangan hingga penerapan aktual. Pengembang dapat menggunakan TensorRT-LLM untuk inferensi skala besar di lingkungan cloud, lalu memindahkan secara mulus ke deployment model TensorRT Edge-LLM di sisi edge kendaraan. Rantai alat yang konsisten ini tidak hanya memastikan performa dan keandalan model di berbagai lingkungan, tetapi juga membangun “siklus umpan balik edge X cloud” yang berkelanjutan. Melalui akumulasi data penggunaan kendaraan secara nyata, asisten dapat terus beriterasi dan berevolusi, membuat kemampuan pemahaman dan responsnya semakin presisi. Produsen mobil juga dapat memperbarui fungsi kendaraan dengan lebih fleksibel, memberi kendaraan kemampuan untuk mengoptimalkan diri seiring waktu penggunaan, sekaligus memperpanjang masa pakai teknis sistem kendaraan secara signifikan.
NVIDIA berkolaborasi dengan MediaTek untuk mewujudkan mobil masa depan AI native
Arsitektur komputer sentral yang dibangun melalui kerja sama NVIDIA dan MediaTek menggabungkan chip kokpit (SoC) seri MediaTek Dimensity AX dengan platform NVIDIA DRIVE AGX, yaitu Orin atau Thor. Dalam arsitektur ini, Dimensity AX menangani beban kerja game tingkat tinggi di dalam kabin mobil, multimedia, serta sistem hiburan informasi tradisional (IVI). Sementara itu, NVIDIA DRIVE AGX berfokus pada menangani komputasi AI, mendukung aplikasi multimodal dan fungsi mengemudi otonom.
Arsitektur chip yang menjadi fokus kerja sama NVIDIA dan MediaTek utamanya adalah menggabungkan sistem single-chip kokpit (SoC) MediaTek Dimensity AX seri dengan platform NVIDIA DRIVE AGX, untuk membentuk arsitektur Central Car Computer.
Berikut rincian kunci dari arsitektur kerja sama tersebut:
Komponen inti memasangkan MediaTek Dimensity AX C-X1(atau seri C)SoC kokpit dengan NVIDIA DRIVE AGX(seperti Orin atau Thor)。
MediaTek Dimensity AX bertanggung jawab memproses beban kerja game kabin tingkat tinggi, multimedia, serta sistem hiburan informasi tradisional(IVI)。
NVIDIA DRIVE AGX melepas beban kerja AI, mendukung sebagian besar model AI, sehingga mewujudkan aplikasi multimodal yang kaya dan otonomi mengemudi.
Platform Dimensity dari MediaTek dan DRIVE AGX dari NVIDIA berbagi lingkungan perangkat lunak DriveOS.
Keduanya terhubung melalui PCIE, menggunakan DriveOS NvStreams API untuk berbagi data berkecepatan tinggi tanpa hambatan seperti video dan audio 2.
Kerja sama NVIDIA dan MediaTek memberi produsen otomotif pilihan yang sangat dapat diperluas. Produsen mobil dapat mempertahankan pengalaman kokpit yang ada sambil melakukan upgrade ke kendaraan masa depan yang benar-benar “AI native”.
Artikel ini “輝達、聯發科雙強聯手打造 AI 原生助理未來車” pertama kali muncul di 鏈新聞 ABMedia.
Artikel Terkait
Snap Mengakhiri Kesepakatan AI Perplexity, Membatalkan Pembayaran Senilai 400 Juta Dolar AS
Musk mengumumkan pembubaran XAI pada 6/5, berganti nama menjadi SpaceXAI dan digabungkan ke SpaceX
Genesis AI Meluncurkan Platform Robotika GENE-26.5 Dengan Pendanaan US$105M
Ethos Mengumpulkan $27,5 juta dalam Seri A yang Dipimpin oleh a16z
Moonshot AI Menggalang $2 Miliar pada Valuasi $20 Miliar, Dipimpin oleh Meituan
OpenAI Mencabut Sertifikat Penandatanganan macOS Besok, 8 Mei, Menonaktifkan Aplikasi Lama