Berita Gate News, pada 23 Maret, analis Morgan Stanley menyatakan dalam laporan riset bahwa jika harga minyak naik menjadi 120 dolar AS per barel, hal itu dapat menjadi ancaman besar terhadap pertumbuhan ekonomi Asia. Analis berpendapat bahwa kenaikan harga minyak sebesar 10 dolar AS per barel secara terus-menerus kemungkinan besar akan langsung memberikan dampak negatif sebesar 20 hingga 30 basis poin terhadap pertumbuhan PDB Asia. Laporan tersebut menunjukkan bahwa jika harga minyak mencapai 120 dolar AS per barel, pengeluaran untuk minyak dan gas alam di Asia akan menyumbang 6,3% dari PDB. Selain itu, jika konflik berlanjut dan harga komoditas tetap tinggi, kekuatan kebijakan buffer akan berkurang. Jika konflik terus berlanjut, bank sentral Filipina, Indonesia, India, dan Korea Selatan mungkin harus mulai menaikkan suku bunga dari akhir kuartal ketiga atau kuartal keempat.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Bitcoin turun ke 81 ribu dolar AS, pejabat The Fed tidak menutup kemungkinan “kenaikan suku bunga lagi”
Berdasarkan pernyataan publik beberapa pejabat Federal Reserve pada 7 Mei 2026, beberapa pejabat The Fed memperingatkan bahwa risiko inflasi di AS kembali meningkat, dan suku bunga berpotensi tetap berada di level tinggi dalam waktu lebih lama, serta tidak menutup kemungkinan akan adanya kenaikan suku bunga lagi; setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus 82.000 dolar AS pada hari Rabu dan mencetak rekor tertinggi tiga bulan, pada hari Kamis harga turun kembali ke kisaran 81.000 dolar AS.
MarketWhisper2jam yang lalu
Indeks Dolar AS Turun 0,43% ke 98,017 pada 6 Mei
Berdasarkan data bursa Gate, Indeks Dolar AS turun 0,43% pada 6 Mei, ditutup di 98,017. Euro menguat menjadi 1,1748 per dolar dari 1,17, sementara pound sterling naik menjadi 1,3593 per dolar dari 1,3551.
GateNews6jam yang lalu
Dow Jones Ditutup Menguat 612,34 Poin pada 6 Mei; S&P 500 dan Nasdaq Mencapai Rekor Tertinggi Baru
Berdasarkan ChainCatcher yang mengutip data pasar Gate, pada 6 Mei (Rabu), Dow Jones Industrial Average ditutup naik 612,34 poin, menguat 1,24% menjadi 49.910,59. Indeks S&P 500 naik 105,86 poin atau 1,46% menjadi 7.365,08. Indeks Nasdaq Composite melesat 512,82 poin, menguat 2,02% menjadi 25.838,94.
GateNews7jam yang lalu
Peringatan TradFi Turun: USDKRW (US Dollar vs South Korean won) Turun Melebihi 2%
Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, USDKRW (US Dollar vs South Korean won) telah turun sebesar 2% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.
GateNews10jam yang lalu