Mirae Asset Group Menargetkan Onboarding Korporat Setelah Akuisisi Korbit

Mirae Asset Group menghadapi tantangan dalam mengonboarding klien korporat dan institusional ke pasar aset digital setelah akuisisinya atas Korbit. Komisi Perdagangan Adil Korea (KFTC) telah menyelesaikan peninjauan penggabungan korporat pada tanggal 12. Klien korporat harus menyelesaikan peninjauan investasi, persetujuan internal, pengaturan kustodian, protokol akuntansi dan manajemen risiko, serta audit keamanan sebelum melakukan transaksi. Keberhasilan strategi aset digital Mirae Asset Group bergantung pada pembangunan infrastruktur kelas institusional, bukan sekadar bersaing pada volume perdagangan, seiring pasar aset virtual Korea Selatan beralih dari dominasi perdagangan ritel ke partisipasi institusional yang teregulasi.

KFTC Menyelesaikan Peninjauan Merger Korbit

Menurut Mirae Asset Group pada tanggal 12, KFTC menyelesaikan peninjauan penggabungan korporat atas Korbit, sebuah bursa aset virtual domestik. Mirae Asset Group menyatakan rencananya untuk membangun ekosistem investasi yang menghubungkan aset tradisional dan aset digital melalui Korbit. Kelompok tersebut memaparkan kemungkinan ekspansi termasuk stablecoin, real-world assets (RWA), kustodian, serta layanan pembayaran dan penyimpanan digital.

Klien Korporat Memerlukan Proses Persetujuan Bertahap

Klien korporat dan institusional menjalani beberapa prosedur internal sebelum melakukan perdagangan aset virtual, bahkan saat aset tersebut dipertimbangkan sebagai target investasi. Kelayakan investasi dan penetapan limit, kewenangan pelaksanaan dana, metode kustodian, perhitungan harga, pengakuan laba dan rugi, serta standar kontrol internal harus ditetapkan bersama. Mengingat volatilitas dan risiko peretasan aset virtual serta beban perlakuan akuntansi, fungsi yang harus disediakan bursa tidak bisa dibatasi pada eksekusi pesanan sederhana. Klien korporat membutuhkan materi dan panduan risiko yang dapat menjelaskan target investasi secara internal, serta data yang dapat digunakan untuk pelaporan. Sistem kustodian untuk menitipkan aset, deteksi transaksi abnormal, manajemen kunci wallet, dan kontrol kewenangan pesanan serta penarikan juga diperlukan.

Mirae Asset Mengumumkan Rencana Peningkatan Riset dan Kustodian

Mirae Asset Securities memiliki pengalaman di bidang riset, wealth management (WM), perlindungan investor, dan kontrol internal. Mirae Asset Asset Management memiliki kapabilitas desain dan manajemen produk. Jika Korbit menangani infrastruktur perdagangan aset digital dan menggabungkan dengan sistem manajemen risiko serta dukungan pelanggan yang terkumpul oleh afiliasi keuangan, hal itu dapat membantu membangun sistem penjelasan, kustodian, dan pasca-pengelolaan yang dibutuhkan klien korporat. Mirae Asset Group mengumumkan rencana untuk memperkuat kapabilitas pusat riset Korbit, konten edukasi investor, serta fungsi panduan risiko. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan agar pelanggan yang pertama kali berinteraksi dengan aset digital dapat memahami karakteristik dan risiko aset serta berinvestasi. Pangsa pasar Korbit tidak besar dibanding bursa teratas di industri.

Analis Industri Menyoroti Onboarding Institusional sebagai Pembeda Utama

Seorang pejabat industri investasi keuangan menyatakan, “Ketika klien korporat dan institusional meninjau investasi aset virtual, mereka melihat standar pengambilan keputusan internal, kustodian, dan manajemen risiko sebelum apakah perdagangan bisa dilakukan atau tidak. Jika Mirae Asset Group ingin membedakan diri melalui Korbit, penting untuk menciptakan sistem onboarding yang memungkinkan klien korporat memahami dan mengelola seperti produk keuangan institusional, bukan sekadar kompetisi bursa.”

FAQ

Apa yang disetujui KFTC pada tanggal 12?
KFTC menyelesaikan peninjauan penggabungan korporat atas akuisisi Mirae Asset Group terhadap Korbit, sebuah bursa aset virtual domestik, pada tanggal 12.

Prosedur internal apa yang harus diselesaikan klien korporat sebelum trading aset virtual?
Klien korporat harus menyelesaikan peninjauan investasi, persetujuan internal, pengaturan kustodian, protokol akuntansi dan manajemen risiko, serta audit keamanan sebelum melakukan transaksi aset virtual. Kelayakan investasi dan penetapan limit, kewenangan pelaksanaan dana, metode kustodian, perhitungan harga, pengakuan laba dan rugi, serta standar kontrol internal harus ditetapkan bersama.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar