KOSPI Turun 34% dalam 25 Hari, Setara Level Krisis 2008 dan 2020

NVDA0,23%
SK Hynix-0,19%
Key Takeaways
  • KOSPI turun 34% dari puncaknya pada 22 Juni selama lebih dari 25 hari perdagangan, menandai hanya kejadian ketiga seperti itu sejak 2000.
  • Jaminan keuangan NVIDIA senilai $250 miliar serta pengaturan perangkat keras senilai $350 miliar dengan OpenAI memicu kekhawatiran transaksi berputar.
  • Pendapatan SK Hynix dan hasil FOMC Juli diidentifikasi sebagai katalis jangka pendek penentu arah pasar.

Indeks KOSPI turun 34% dari puncaknya pada 22 Juni dalam lebih dari 25 hari perdagangan, dengan kerugian intraday mencapai 36%, menurut laporan peneliti IBK Securities Byun Jun-ho. Penurunan itu dipicu kekhawatiran terhadap sektor artificial intelligence dan semikonduktor yang berawal dari Amerika Serikat lalu merembet ke faktor negatif terkait China. Ini menjadi hanya insiden ketiga sejak 2000 ketika KOSPI turun sekitar 35% dalam 25 hari perdagangan, dengan kejadian sebelumnya pada 27 Oktober 2008 selama krisis keuangan dan 19 Maret 2020 selama krisis COVID—dua tanggal tersebut menandai titik terendah pada pasar beruang.

Transaksi NVIDIA-OpenAI Memicu Kekhawatiran Perdagangan Sirkular

Berita bahwa NVIDIA memberikan kepada OpenAI jaminan keuangan senilai $250 miliar dan biaya pembelian perangkat keras senilai $350 miliar memicu kekhawatiran soal transaksi sirkular. Laporan tentang upaya produksi mandiri Tiongkok untuk peralatan litografi ultraviolet dalam (DUV) serta kekhawatiran peningkatan pasokan setelah pencatatan Changxin Memory Technologies semakin menekan saham semikonduktor domestik.

Penurunan Saat Ini Berbeda dari Krisis 2008 dan 2020

Byun mencatat beberapa perbedaan antara situasi saat ini dan krisis-krisis sebelumnya. Berbeda dari krisis sebelumnya yang melibatkan ancaman nyata dan respons kebijakan pemerintah yang langsung, seperti pelarangan short-selling dan nol suku bunga, fase saat ini mencerminkan kekhawatiran mengenai puncak kelebihan (peak-out) di industri artificial intelligence dan semikonduktor, sehingga solusi kebijakan menjadi lebih sulit. Penurunan terjadi setelah lonjakan jangka pendek yang belum pernah terjadi sebelumnya pasca gelembung dot-com, yang berpotensi memperbesar besarnya rebound akibat kepanasan jangka pendek.

Metrik Penilaian Menunjukkan Sinyal Campuran

Rasio harga terhadap keuntungan (forward) 12 bulan berada di 5,7x, di bawah titik terendah historis 6,4x pada Oktober 2008 dan 8,4x pada Maret 2020, yang mengindikasikan penilaian jauh di bawah nilai yang semestinya dibandingkan keuntungan. Namun, rasio harga terhadap nilai buku sebesar 1,44x masih lebih tinggi daripada level krisis di masa lalu, yaitu 0,79x dan 0,63x, sehingga membuatnya ambigu untuk mengategorikan level saat ini sebagai undervaluation ekstrem berdasarkan nilai aset.

Kecepatan Penurunan Melebihi Pola Historis

Kecepatan refleksi faktor negatif tergolong tidak biasa. Jika pada kejadian-kejadian sebelumnya dibutuhkan 40 hingga 230 hari untuk mencapai penurunan -35% dari puncak, penurunan saat ini terjadi dalam 25 hari.

Analis Menetapkan Level Support di -35% dari Puncak

Byun menyatakan level -35% dari puncak secara historis telah menjadi zona support kuat yang menarik pemburu diskon bahkan selama periode krisis berat, termasuk gelembung dot-com, krisis keuangan, dan pandemi COVID. Ia menilai bahwa dengan mempertimbangkan peningkatan imbal hasil pemegang saham oleh perusahaan dan membaiknya kualitas keuntungan sektor semikonduktor, kemungkinan skenario ekstrem yang mendorong indeks turun ke level -55% seperti pada masa lalu tergolong rendah.

Laba SK Hynix dan FOMC Juli sebagai Katalis Jangka Pendek

Byun mengidentifikasi hasil laba SK Hynix dan hasil Federal Open Market Committee (FOMC) Juli sebagai titik balik jangka pendek. Ia mencatat saham SK Hynix telah anjlok sekitar 50% dari puncaknya, dan pasar mungkin bereaksi lebih kuat terhadap faktor positif seperti panduan ke depan atau kebijakan imbal hasil pemegang saham ketimbang angka laba itu sendiri. Meski FOMC diperkirakan mempertahankan sikap yang hawkish, hal itu bisa menjadi kesempatan untuk menyelesaikan ketidakpastian karena pasar telah memperhitungkan skenario ini.

FAQ

Q: Bagaimana penurunan KOSPI saat ini dibandingkan dengan keruntuhan pasar di masa lalu?

A: Penurunan KOSPI sebesar 34% dalam 25 hari perdagangan hanya merupakan kejadian ketiga sejak 2000, dengan kejadian sebelumnya pada 27 Oktober 2008 dan 19 Maret 2020 yang menandai titik terendah pasar beruang selama krisis keuangan dan pandemi COVID.

Q: Apa yang memicu penurunan terbaru pada saham semikonduktor Korea?

A: Penurunan dipicu oleh jaminan keuangan NVIDIA senilai $250 miliar dan kesepakatan pembelian perangkat keras senilai $350 miliar dengan OpenAI yang meningkatkan kekhawatiran perdagangan sirkular, ditambah laporan tentang produksi mandiri Tiongkok atas peralatan litografi DUV serta kekhawatiran peningkatan pasokan setelah pencatatan Changxin Memory Technologies.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar