Bank Sentral Kenya Memulai Verifikasi Aplikasi VASP dengan 4 Rekrut Baru

Bank Sentral Kenya (CBK) dilaporkan sedang aktif merekrut tim pengawas penyedia layanan aset virtual (VASP) khusus pertama kalinya.

Poin-Poin Utama:

  • CBK membuka rekrutmen untuk 4 peran pengawasan VASP setelah disahkannya Undang-Undang VASP 2025.
  • Rekrutmen ini menandakan CBK ingin memprofesionalkan dan menstabilkan pasar kripto Kenya yang terus berkembang.
  • Komite beranggotakan 13 orang akan mengelola rezim VASP setelah aturan tersebut diundangkan melalui lembaran negara.

Merumuskan Peran Manajemen Inti

Bank Sentral Kenya (CBK) telah membuka rekrutmen untuk posisi senior dan manajerial guna mengawasi perizinan dan kepatuhan bagi penyedia layanan aset virtual (VASP), menandakan niatnya untuk mengoperasionalkan regulasi kripto sebelum buku pedoman aturan final tersedia.

Otoritas tersebut memublikasikan empat lowongan di Digital Payment Services Division, semuanya ditutup pada 18 Mei. Peran-peran ini mencakup perizinan, persetujuan produk, dan pengawasan kepatuhan—menjadi pertama kalinya CBK mengiklankan posisi yang didedikasikan khusus untuk supervisi VASP.

Rekrutmen tingkat manajer akan memimpin fungsi perizinan, meninjau lamaran, merekomendasikan persetujuan atau penolakan, serta menyusun prosedur operasi standar untuk rezim baru. Dua manajer wakil akan menangani perizinan dan persetujuan produk, serta pengawasan kepatuhan secara berturut-turut. Tugas mereka meliputi supervisi berbasis risiko terhadap VASP yang telah berlisensi, pemeriksaan anti pencucian uang (AML), penilaian keamanan siber, dan penegakan ketentuan perizinan. Seorang analis bisnis senior akan melengkapi tim, dengan fokus pada peninjauan aplikasi dan panduan regulatori bagi para pemohon.

Dorongan rekrutmen ini muncul tujuh bulan setelah parlemen Kenya mengesahkan Virtual Asset Service Providers Act pada Oktober 2025, yang menetapkan kerangka kerja hukum pertama negara tersebut untuk pengawasan kripto. Dalam aturan tersebut, CBK akan mengatur aset virtual yang digunakan untuk pembayaran, sebuah pasar yang terus berkembang—termasuk pengiriman uang berbasis kripto dan integrasi mobile money.

Namun, peraturan turunan yang diperlukan untuk mengoperasionalkan undang-undang tersebut masih tertunda. Kementerian Keuangan Nasional menyusun regulasi VASP pada Maret dan membukanya untuk komentar publik hingga 10 April. Rancangan tersebut mengusulkan komite koordinasi antarlembaga beranggotakan 13 orang—termasuk CBK, Capital Markets Authority (CMA), Financial Reporting Centre (FRC), dan National Computer and Cybercrimes Coordination Committee (NC4)—untuk mengelola pengawasan lintas beragam kasus penggunaan.

Dengan masa komentar telah ditutup dan penetapan melalui lembaran negara masih menunggu, rekrutmen CBK mengindikasikan bahwa pihaknya sedang membangun kapasitas internal sebelum implementasi. Keempat peran tersebut mensyaratkan latar belakang di pembayaran, perbankan, jasa keuangan, atau hukum, sementara posisi senior menuntut keahlian dalam AML, pendanaan kontra-terorisme, serta standar VASP internasional.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar