Jack Mallers Mengundurkan Diri Sebagai CEO Bitcoin Treasury di Twenty One Capital

BTC1,14%
Key Takeaways
  • Jack Mallers mengundurkan diri sebagai CEO Twenty One Capital untuk fokus pada perusahaan pembayaran Bitcoin-nya, Strike.
  • Twenty One Capital memiliki 43.514 BTC, sekitar 2,8 miliar dolar AS, menjadikannya perbendaharaan Bitcoin publik terbesar kedua.
  • Raphael Zagury, pendiri Elektron Energy, menggantikan Mallers sebagai CEO; rencana penggabungan antara Twenty One, Strike, dan Elektron dibatalkan.

Perbendaharaan Bitcoin Twenty One Capital menunjuk Raphael Zagury sebagai chief executive officer, dengan perubahan kepemimpinan yang terjadi tujuh bulan setelah perusahaan itu mencatatkan diri di Bursa Efek New York. Zagury menggantikan pendiri Jack Mallers, yang mundur untuk fokus pada perusahaan pembayaran Bitcoin-nya, Strike. Perusahaan yang berbasis di Austin, Texas, dan diperdagangkan di NYSE dengan ticker XXI, memiliki 43,514 BTC—sekitar 2,8 miliar dolar AS dalam Bitcoin—menjadikannya perbendaharaan Bitcoin publik terbesar kedua menurut Bitcointreasuries.net.

Mallers Keluar untuk Fokus pada Strike

Dalam membahas transisi tersebut, Mallers mengatakan, "Saya berterima kasih kepada semua orang di XXI dan semua orang yang percaya pada apa yang kami bangun. Melayani para Bitcoiner selalu menjadi misinya, dan itu tidak berubah. Strike tempat saya melanjutkannya." Mallers menambahkan, "XXI dibangun oleh para Bitcoiner, untuk para Bitcoiner. Selama peran saya sebagai CEO, kami merumuskan visi untuk sebuah perusahaan layanan keuangan yang asli Bitcoin. Saat saya memfokuskan upaya saya sepenuhnya pada Strike, saya menantikan untuk menyaksikan fase pertumbuhan berikutnya di XXI."

Twenty One Capital Memegang 43.514 BTC

Twenty One Capital merupakan hasil kerja sama antara Tether, Bitfinex, Cantor Fitzgerald, dan SoftBank. Perusahaan ini meluncur tahun lalu melalui merger SPAC dengan Cantor Equity Partners, perusahaan blank check yang berafiliasi dengan perusahaan layanan keuangan Cantor Fitzgerald. Perusahaan menyatakan pihaknya akan fokus untuk menjadi perusahaan operasi kelas institusional yang dinilai berdasarkan generasi arus kas dan disiplin alokasi modal, bukan hanya kepemilikan Bitcoinnya. Perusahaan itu menambahkan bahwa pihaknya akan membangun dan mengakuisisi bisnis operasi berkualitas tinggi yang "memanfaatkan neraca Twenty One sambil mempertahankan alokasi modal yang disiplin di perusahaan induk dan menciptakan model kepemilikan jangka panjang yang terinspirasi oleh Berkshire Hathaway."

Zagury Membawa Latar Belakang Keuangan Tradisional dan Penambangan

Zagury mendirikan dan memimpin tim di balik Elektron Energy, bisnis penambangan dan infrastruktur Bitcoin skala besar. Sebelumnya, ia menjabat sebagai managing director di Deutsche Bank dan Merrill Lynch, serta sebagai vice president di Goldman Sachs. Ia juga turut mendirikan OpenCo, yang pada satu waktu termasuk di antara pemberi pinjaman fintech terbesar di Brasil. "Pekerjaan saya adalah membangun perusahaan operasi di sekitar [Twenty One], dengan disiplin, tata kelola, dan ketelitian eksekusi ala sebuah institusi," kata Zagury dalam sebuah pernyataan. "Saya yakin bisnis kami akan tampil paling baik ketika kami juga fokus pada arus kas yang kami hasilkan dan ketelitian dalam mengalokasikan modal, bukan hanya pada Bitcoin yang kami pegang."

Rencana Merger Tiga Arah Dibatalkan

Pada bulan April, Twenty One sempat mengajukan rencana untuk mengonsolidasikan perusahaan, Strike, dan Elektron Energy menjadi satu platform yang asli Bitcoin yang mencakup layanan keuangan, infrastruktur penambangan, pasar modal, dan treasury. Menurut laporan Bloomberg, kesepakatan tersebut telah dibatalkan. Twenty One mengonfirmasi bahwa Strike kini akan tetap menjadi bisnis yang berdiri sendiri dan tidak lagi menjadi kandidat untuk merger.

FAQ

Mengapa Jack Mallers mundur sebagai CEO Twenty One Capital?
Jack Mallers mundur untuk fokus pada perusahaan pembayaran Bitcoin-nya, Strike. Ia menyatakan, "Melayani para Bitcoiner selalu menjadi misinya, dan itu tidak berubah. Strike tempat saya melanjutkannya."

Siapa Raphael Zagury dan bagaimana latar belakangnya?
Raphael Zagury adalah CEO baru Twenty One Capital. Ia mendirikan dan memimpin Elektron Energy, bisnis penambangan dan infrastruktur Bitcoin skala besar. Ia sebelumnya memegang peran managing director di Deutsche Bank dan Merrill Lynch, serta vice president di Goldman Sachs. Ia juga turut mendirikan OpenCo, yang pada satu waktu termasuk di antara pemberi pinjaman fintech terbesar di Brasil.

Apa yang terjadi pada rencana merger antara Twenty One Capital, Strike, dan Elektron Energy?
Pada bulan April, Twenty One Capital sempat mengajukan rencana untuk mengonsolidasikan perusahaan, Strike, dan Elektron Energy menjadi satu platform yang asli Bitcoin. Menurut laporan Bloomberg, kesepakatan tersebut telah dibatalkan. Twenty One mengonfirmasi bahwa Strike kini akan tetap menjadi bisnis yang berdiri sendiri dan tidak lagi menjadi kandidat untuk merger.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar