Iran Menolak Proposal 14 Poin AS sebagai “Tidak Realistis,” Menuntut Reparasi Perang pada 7 Mei

GateNews

Menurut Wall Street Journal, pada 7 Mei, Mohsen Rezaei, penasihat senior bagi mendiang Pemimpin Tertinggi dan mantan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, menolak proposal negosiasi 14 poin dari AS dengan menyebutnya sebagai “tidak realistis”. Rezaei mengatakan bahwa Iran tidak akan mengizinkan AS untuk membuka kembali Selat Hormuz lalu pergi tanpa mengimbangi semua kerusakan yang disebabkan bagi Iran. Ia menekankan bahwa setiap negosiasi yang memuaskan antara Iran dan AS harus mencakup “kepentingan nyata”, bukan “isyarat kosong” dari Washington, dan Iran akan terus menuntut haknya serta reparasi perang terlepas dari penarikan militer AS dari kawasan.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar