Hyundai Mobis melaporkan adanya tambahan beban biaya senilai lebih dari 60 miliar won pada Q2, akibat kenaikan harga semikonduktor memori yang lebih cepat dari perkiraan. CFO Kim Do-hyung menyatakan dalam konferensi panggilan hasil Q2 yang digelar pada tanggal 24 bahwa sekitar 61,5 miliar won peningkatan harga semikonduktor memori tercermin dalam hasil Q2. Perusahaan menjelaskan bahwa lonjakan pertumbuhan harga semikonduktor menciptakan tekanan biaya yang kuat di seluruh rantai pasokan, sementara negosiasi harga saat ini tidak memungkinkan.
Hyundai Mobis Catat Laba Operasional 906,3 Miliar Won pada Q2
Hyundai Mobis mencatat laba operasional 906,3 miliar won pada Q2, mencapai margin laba operasional 6% yang didorong oleh kinerja kuat divisi layanan purna jual (A/S). Namun, divisi manufaktur komponen hanya menghasilkan laba operasional sebesar 21,8 miliar won. Angka ini mencerminkan kerugian operasional 24 miliar won dari kebakaran pabrik di India, serta dampak lonjakan harga semikonduktor memori.
Rantai Pasokan Menghadapi Tekanan Harga Luas dari Lonjakan Semikonduktor
Hyundai Mobis menyatakan kekhawatiran bahwa kenaikan harga semikonduktor memori menciptakan tekanan biaya di seluruh rantai pasokan. CFO Kim mengatakan, "Yang paling kami khawatirkan adalah bahwa kenaikan harga semikonduktor memori memberikan dampak kenaikan harga yang kuat, tidak hanya pada semikonduktor non-memori, tetapi juga di seluruh rantai pasokan termasuk komponen PCB." Ia menambahkan bahwa kenaikan harga jauh melampaui perkiraan saat perencanaan operasi bisnis tahun ini, terutama dengan menyebut lonjakan pada komponen PCB. Kim menekankan, "Untuk komponen memori dan PCB, kami tidak berada dalam posisi untuk menegosiasikan harga. Kami memprioritaskan pengamanan jumlah pasokan maksimal untuk memenuhi tanggal pengiriman agar dapat memenuhi janji kepada pelanggan."
Perusahaan Memperluas Kontrak Jangka Panjang untuk Mengamankan Stabilitas Pasokan
Perusahaan merespons dengan memperluas kontrak jangka panjang sebagai persiapan untuk siklus kenaikan harga yang berlangsung lebih lama. CFO Kim menyatakan, "Karena kepercayaan telah terbangun sebagai pembeli besar, kami dapat menyimpulkan kontrak pasokan jangka panjang pada tingkat yang wajar, dan ini dapat menjadi kesempatan untuk semakin menunjukkan nilai Hyundai Mobis serta stabilitas rantai pasokannya sendiri." Ia menegaskan bahwa perusahaan "membentuk langkah respons krisis di seluruh perusahaan dan menetapkan rencana pengurangan biaya," termasuk membagikan kenaikan biaya akibat lonjakan harga semikonduktor kepada pelanggan serta menerapkan langkah pemotongan biaya internal.
Dampak Konflik Timur Tengah Diimbangi Kinerja Divisi A/S
Perusahaan menilai bahwa mereka relatif mampu mengendalikan tekanan biaya dari situasi perang di Timur Tengah. CFO Kim menjelaskan, "Meskipun ada tekanan peningkatan biaya angkut yang signifikan, tampaknya tidak semua biaya akan menjadi beban tambahan," seraya menambahkan bahwa "profitabilitas dari A/S tampaknya lebih dari cukup untuk mengimbangi."
FAQ
Berapa tambahan biaya yang ditanggung Hyundai Mobis akibat kenaikan harga semikonduktor pada Q2?
Hyundai Mobis menanggung sekitar 61,5 miliar won dalam tambahan biaya selama Q2 akibat kenaikan harga semikonduktor memori, sebagaimana disampaikan CFO Kim Do-hyung dalam konferensi panggilan hasil yang digelar pada tanggal 24.
Mengapa Hyundai Mobis tidak bisa menegosiasikan harga semikonduktor dengan pemasok?
CFO Kim menyatakan bahwa baik untuk semikonduktor memori maupun komponen PCB, perusahaan tidak berada dalam posisi untuk menegosiasikan harga. Perusahaan memprioritaskan pengamanan jumlah pasokan maksimal untuk memenuhi tanggal pengiriman dan menjaga janji kepada pelanggan, dengan berfokus pada stabilitas pasokan ketimbang negosiasi harga.