Berdasarkan Indeks Hukum Stres Konsumen milik LegalShield yang dirilis pada Maret, Indeks Penyitaan mencapai level tertingginya sejak Maret 2020, naik 12,2% year-over-year, sementara Indeks Kebangkrutan melonjak 28,7% pada periode yang sama. Indeks Hukum Stres Konsumen gabungan meningkat 9,4% dibanding Q2 2025.
Data tersebut menyoroti menguatnya ekonomi berbentuk K, dengan penjualan ritel AS naik 0,2% pada Juni menurut Departemen Perdagangan, namun sekaligus menyamarkan meningkatnya tekanan finansial di kalangan rumah tangga berpendapatan lebih rendah. Matt Layton, Senior Vice President of Consumer Analytics LegalShield, mengatakan kepada Kitco News bahwa meningkatnya pertanyaan terkait penyitaan dan kebangkrutan menunjukkan kondisi yang memburuk di seluruh tingkat pendapatan dan wilayah, meskipun belanja pada headline tetap tangguh.