Tom Zschach, yang menghabiskan enam tahun sebagai Chief Innovation Officer SWIFT sebelum baru-baru ini meninggalkan perusahaan, membantah klaim tentang kemitraan SWIFT-XRP dengan respons dua kata di X: “Tidak terjadi.” Bantahan tersebut menanggapi rumor dari akun-akun influencer XRP yang menyebutkan SWIFT berencana mendukung token publik seperti XRP, alih-alih mengembangkan infrastruktur sendiri. Tidak ada pernyataan atau dokumen resmi SWIFT yang mendukung klaim tersebut, yang menyebar di media sosial tanpa bukti yang dapat diverifikasi. Pengetahuan langsung Zschach tentang strategi aset digital SWIFT memberi otoritas langsung untuk bantahan tersebut. SWIFT terus menguji penyelesaian berbasis blockchain dan infrastruktur aset tokenized yang berfokus pada jaringan permissioned untuk institusi keuangan yang teregulasi, bukan kripto publik seperti XRP.
Respons dua kata Zschach membuat rumor bahwa SWIFT berencana berkolaborasi dengan XRP mereda. Klaim itu berasal dari beberapa akun influencer XRP, dengan satu unggahan yang banyak dibagikan menyatakan bahwa SWIFT tidak berniat bersaing dengan XRP dan malah akan bekerja dengan token tersebut. Tidak ada pengumuman SWIFT, siaran pers, atau dokumen publik resmi yang memuat redaksi itu. Klaim tersebut beredar tanpa bukti yang dapat diverifikasi.
Zschach memimpin strategi aset digital SWIFT selama masa jabatannya enam tahun, memberinya pengetahuan langsung tentang rencana pengembangan jaringan yang sebenarnya. Responsnya memiliki bobot karena ia menjalankan fungsi aset digital SWIFT selama setengah dekade. Pola ini berulang selama beberapa tahun: SWIFT merujuk tokenisasi atau interoperabilitas dalam dokumen teknis, komunitas XRP menafsirkan itu sebagai adopsi tersirat, akun-akun influencer menguatkan interpretasi tersebut sebagai fakta, lalu koreksi menyusul.
Zschach sebelumnya membandingkan teknologi Ripple dengan “mesin faks” di era internet modern. Ia berpendapat bahwa bertahannya Ripple dari gugatan SEC tidak berarti ketahanan institusional yang nyata. Setelah karier tiga dekade yang mencakup Bank of America, Barclays, dan Lehman Brothers, Zschach meninggalkan SWIFT untuk bergabung dengan tim riset yang mengambil masukan dari Oxford, Harvard, dan Cambridge guna membangun infrastruktur keuangan baru.
Karya publik SWIFT berpusat pada pesan aman, interoperabilitas, dan aset yang ditokenisasi untuk institusi keuangan yang teregulasi. Pilot terbaru berfokus pada deposito yang ditokenisasi di berbagai jaringan permissioned, bukan blockchain publik. Ledger permissioned dan token publik memecahkan masalah yang berbeda. SWIFT membangun infrastruktur netral dengan tata kelola bersama, sementara XRP tetap menjadi kripto publik independen.
SWIFT menekankan konektivitas berbasis standar di berbagai platform aset digital, bukan mengesahkan satu token. Strategi aset digital jaringan ini memiliki kaitan kecil dengan integrasi XRP. SWIFT terus menguji infrastruktur penyelesaian berbasis blockchain, namun tidak ada indikasi bahwa jaringan tersebut berencana mengintegrasikan XRP atau mengesahkan token itu untuk layanan intinya.
Baru-baru ini XRP diperdagangkan sekitar $1,08 hingga $1,10, melemah terhadap Bitcoin karena katalis institusional baru belum muncul. Trader yang berharap ada pengumuman kemitraan SWIFT harus menunggu. Token itu kesulitan menemukan momentum setelah rumor tersebut runtuh.
Tidak ada bukti kredibel yang muncul untuk mendukung klaim bahwa SWIFT sedang menyiapkan integrasi XRP. Respons pasar mencerminkan tidak adanya kabar kemitraan yang terverifikasi. Untuk saat ini, SWIFT dan XRP tampak bergerak di jalur yang terpisah.
Apa yang Tom Zschach katakan tentang SWIFT yang bermitra dengan XRP?
Tom Zschach, mantan Chief Innovation Officer SWIFT, menjawab “Tidak terjadi” atas klaim bahwa SWIFT berencana bermitra dengan XRP. Ia memimpin strategi aset digital SWIFT selama enam tahun sebelum baru-baru ini meninggalkan perusahaan, sehingga ia memiliki pengetahuan langsung tentang rencana sebenarnya jaringan tersebut.
Mengapa rumor kemitraan XRP dengan SWIFT menyebar?
Akun influencer XRP mengklaim SWIFT berencana mendukung token publik seperti XRP alih-alih mengembangkan infrastruktur sendiri. Unggahan-unggahan tersebut menyebar di media sosial tanpa adanya pernyataan resmi SWIFT, siaran pers, atau dokumen publik yang mendukung klaim itu. Tidak ada bukti yang dapat diverifikasi untuk rumor kemitraan tersebut.
Apa strategi aset digital SWIFT yang sebenarnya?
Karya publik SWIFT berpusat pada pesan aman, interoperabilitas, dan aset yang ditokenisasi untuk institusi keuangan yang teregulasi. Pilot terbaru berfokus pada deposito yang ditokenisasi di jaringan permissioned, bukan blockchain publik. SWIFT menekankan konektivitas berbasis standar di berbagai platform aset digital, alih-alih mengesahkan satu token seperti XRP.
Berita Terkait
Ledger Blockchain SWIFT Mulai Beroperasi Secara Live dengan 17 Bank untuk Pembayaran Tokenisasi
New Hampshire Tolak Proposal Obligasi Berbasis Bitcoin Senilai 100 Juta Dolar AS yang Bersejarah
Swift umumkan buku besar blockchain siap, 17 bank uji coba pembayaran lintas batas dengan tokenisasi simpanan
Musk Katakan SpaceX Bisa Melampaui Nilai Bumi Saat Saham Uji Klaim IPO 2,1 Triliun Dolar