15 Juni 2026 17:00 hingga 17:15 (UTC), ETH turun 0,58% dalam 15 menit, dengan rentang pergerakan harga 1.826,66 hingga 1.842,75 USDT, amplitudo 0,87%. Pasar menunjukkan tekanan yang jelas di tengah volatilitas jangka pendek, sementara sentimen menunggu dari pelaku pasar meningkat.
Pendorong utama dari lonjakan kali ini adalah pelepasan tekanan jual dari sisi teknikal di level resistensi kunci. ETH pada hari itu mencoba menembus area resistensi $2.115-$2.117, namun gagal membentuk terobosan yang efektif. Histogram MACD terus menyusut yang mengarah pada tekanan jual, bukan akumulasi momentum beli; pedagang jangka pendek memilih untuk menutup posisi atau membuka short di sekitar level resistensi, sehingga harga jatuh dengan cepat.
Kedua, ketegangan likuiditas memperbesar amplitudo volatilitas. Sekitar 30% ETH yang beredar telah dikeluarkan secara struktural dari suplai melalui staking, sementara jaringan L2 seperti Base, Arbitrum, dan Optimism terus mengalihkan likuiditas dari mainnet, sehingga kedalaman jual-beli terbatas; order bernilai besar saja bisa memicu gejolak harga yang signifikan. Selain itu, tindakan Ethereum Foundation yang menjual 5.000 ETH melalui CoWSwap untuk mendapatkan dana operasional semakin memperkuat kekhawatiran pasar. Jendela waktu upgrade Glamsterdam yang semula pada bulan Juni kini lebih realistis bergeser ke Q3; ditambah sikap institusi yang masih menunggu, pasar kekurangan katalis untuk kenaikan berkelanjutan.
Untuk jangka pendek, perlu memantau support di sekitar 1.826 dolar; jika level ini jebol, harga berpotensi turun ke rentang yang lebih rendah. Resistensi terdekat berada di 1.842 dolar serta area $2.115-$2.400. Saat ini, RSI berada di area oversold 36, namun momentum untuk rebound masih lemah. Disarankan untuk memantau perkembangan upgrade dan arus dana on-chain, serta mewaspadai risiko keterkaitan yang ditimbulkan oleh sifat pasar yang ber-beta tinggi.