Dogecoin menavigasi sinyal teknis yang beragam karena grafik jangka pendeknya menampilkan setup sell TD Sequential, sementara grafik bulanannya tetap mempertahankan pola segitiga jangka panjang, menurut analisis teknikal yang dibagikan Ali Charts dan Surf di X. Setup tersebut menempatkan DOGE pada titik krusial, dengan para trader memantau apakah harga akan menembus lebih rendah dari pelemahan baru-baru ini atau bertahan di support untuk satu pergerakan bergaya siklus lainnya.
Dogecoin menunjukkan sinyal sell jangka pendek pada chart 3 hari setelah pergerakan terbarunya menuju $0,109, menurut chart yang dibagikan Ali Charts di X. Chart tersebut menampilkan sinyal TD Sequential “9” di atas candle DOGE terbaru, yang sering diartikan trader sebagai indikasi kemungkinan kelelahan tren setelah beberapa candle bergerak dalam arah yang sama.
DOGE baru-baru ini naik dari area bawah $0,09 menuju zona $0,11. Namun, candle terbaru menunjukkan pergerakan yang lebih lambat di dekat bagian atas chart, dengan candle hitam di dekat sinyal yang menandakan bahwa pihak penjual masuk setelah reli. Ali Charts menyatakan bahwa TD Sequential “memunculkan sinyal sell pada Dogecoin”, mengantisipasi kemungkinan koreksi harga.
Chart menempatkan DOGE di dekat $0,109, dengan level terdekat yang ditandai sekitar $0,104, $0,114, dan $0,118. Jika DOGE gagal bertahan di area $0,109, zona support berikutnya yang terlihat berada di sekitar $0,104. Koreksi yang lebih dalam dapat membawa harga lebih dekat ke $0,100, tempat pergerakan breakout sebelumnya mulai mendapatkan kekuatan. Namun, chart belum menunjukkan breakdown yang terkonfirmasi, dan sinyal sell mengarah pada kehati-hatian ketimbang pembalikan tren penuh.
Dogecoin diperdagangkan di dalam struktur segitiga jangka panjang pada chart bulanan, menurut chart TradingView yang dibagikan Surf di X. Chart DOGE menunjukkan dua formasi segitiga besar di sepanjang siklus pasar sebelumnya, masing-masing terbentuk setelah reli tajam lalu menyempit ketika harga bergerak di antara lower highs dan higher lows.
Segitiga pertama muncul sekitar periode 2014 hingga 2017, setelah itu DOGE menembus struktur tersebut dan bergerak ke fase fase kenaikan yang lebih kuat. Segitiga kedua terbentuk antara puncak 2018 dan breakout 2021, yang juga berakhir dengan pergerakan naik yang tajam setelah DOGE menembus garis tren atas.
Struktur terbaru membentang dari puncak 2021 hingga siklus saat ini. Chart menunjukkan DOGE bertahan di atas garis support yang menanjak sambil bergerak di bawah garis resistance yang menurun, membentuk rentang yang menyempit yang bisa menjadi penting pada langkah besar berikutnya. Surf memberi caption chart dengan “What if,” yang mengarah pada gagasan bahwa DOGE mungkin mengulangi pola siklus jangka panjang sebelumnya.
Breakout yang jelas di atas garis resistance atas akan memperkuat setup bullish. Namun, DOGE saat ini masih berada di dalam segitiga. Jika support bertahan, DOGE menjaga struktur jangka panjang tetap aktif. Jika harga menembus di bawah garis tren yang menanjak, setup segitiga melemah dan pasar bisa bergeser menuju koreksi yang lebih dalam.
Related News
Paus DOGE Kembali Beraksi — Apakah Pergerakan Harga Besar Akan Segera Terjadi?
Harga DOGE Menghadapi Bearish Wedge Meski Ada Permintaan ETF Terbaru
Dogecoin Bidik $0,6533 dengan Divergensi MACD, Tembus Zona Akumulasi
Harga DOGE Menghadapi Bearish Wedge Meski Ada Permintaan ETF Baru
DOGE Menguji Dukungan Jangka Panjang saat Momentum Melemah