CME Group berencana meluncurkan Bitcoin Volatility Futures pada 1 Juni 2026, dengan syarat peninjauan dari Commodity Futures Trading Commission. Bursa derivatif tersebut mengatakan kontrak akan memungkinkan trader memperoleh eksposur terhadap volatilitas Bitcoin tanpa secara langsung memperdagangkan Bitcoin itu sendiri. Menurut CME, produk ini akan menggunakan CME CF Bitcoin Volatility Index dan menawarkan satu lagi alat manajemen risiko kripto teregulasi bagi investor institusional.
Kontrak baru akan diselesaikan berdasarkan CME CF Bitcoin Volatility Index, yang juga dikenal sebagai BVX. Indeks ini mengukur volatilitas Bitcoin yang diperkirakan selama 30 hari menggunakan data order book real-time dari pasar opsi Bitcoin CME.
CME mengatakan ukuran kontrak akan setara dengan $500 dikalikan dengan pembacaan BVX. Selain itu, bursa mempublikasikan indeks volatilitas setiap detik antara pukul 07.00 dan 16.00 waktu Central Time.
Berbeda dengan futures Bitcoin tradisional, kontrak ini berfokus pada volatilitas, bukan arah harga. Akibatnya, trader dapat mengambil posisi long atau short terhadap volatilitas tanpa memegang eksposur Bitcoin.
Giovanni Vicioso, kepala global produk mata uang kripto di CME Group, mengatakan trader semakin menginginkan produk kripto yang teregulasi selama periode pergerakan pasar.
Ia menambahkan bahwa kontrak ini dapat membantu investor melakukan lindung nilai terhadap volatilitas Bitcoin di masa depan sekaligus meningkatkan fleksibilitas pengelolaan portofolio.
Morgan Stanley turut berkomentar mengenai peluncuran yang direncanakan. David Schlageter, managing director dan kepala penjualan derivatif, mengatakan kontrak tersebut dapat membantu institusi mengelola risiko portofolio secara lebih langsung.
Sementara itu, CEO CF Benchmarks Sui Chung menggambarkan peluncuran tersebut sebagai langkah lain dalam pengembangan pasar Bitcoin. Ia mencatat bahwa CME CF Bitcoin Reference Rate sebelumnya mendukung pertumbuhan di seluruh ETF, ETP, dan pasar lending.
Chung menambahkan bahwa Bitcoin Volatility Index memperluas infrastruktur itu menjadi pelacakan volatilitas yang berorientasi ke depan.
CME terus memperluas bisnis derivatif mata uang kriptonya karena permintaan institusional terhadap produk teregulasi terus meningkat. Bursa ini sudah menawarkan Bitcoin futures, Micro Bitcoin futures, dan derivatif yang terhubung dengan Ether.
Yang menonjol, kontrak volatilitas yang akan datang memisahkan sentimen pasar dari eksposur langsung terhadap harga Bitcoin. Struktur ini dapat menarik trader yang mencari strategi berbasis volatilitas selama periode ayunan pasar yang cepat. Peluncuran tetap bergantung pada persetujuan CFTC sebelum perdagangan dimulai pada 1 Juni.
Related News
Analis Berlidah Manis Mendesak Harga BTC Bertahan di Atas $80.000 pada Hari-hari Terakhir Sebelum Pasar Beruang Dimulai
VanEck Memperkirakan Bitcoin Bisa Mencapai Rekor Tertinggi Baru dalam 12 Bulan
ETF Bitcoin Morgan Stanley Menyerap $194M Tanpa Ada Arus Keluar Harian
Isyarat Pengambilan Keuntungan Bitcoin Saat Reli Bear Market, Kata CryptoQuant
CME Group Mengincar Peluncuran 1 Juni untuk Futures Volatilitas Bitcoin Menunggu Tinjauan CFTC