Saham Circle Turun 20% atas Kekhawatiran Imbal Hasil Stablecoin

ON-0,84%

Wawasan Utama

Saham Circle turun hampir 20% karena rancangan aturan mengancam model imbal hasil stablecoin dan insentif pengguna

Batasan yang diusulkan pada hasil dapat mengurangi adopsi USDC dan melemahkan permintaan yang didorong oleh pertukaran

Rencana audit Tether dan pembekuan dompet menambah tekanan pada posisi pasar Circle

Saham Circle Internet Group turun tajam pada 24 Maret, menurun hampir 20% dalam satu sesi. Harga saham turun dari sekitar $127 ke hampir $102. Ini merupakan salah satu kerugian terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Penurunan ini terjadi setelah lonjakan yang baik di bulan Maret di mana saham melonjak di bawah $60 menjadi lebih dari $130.

Sumber: TradingView

Volume perdagangan meningkat selama penurunan, menandakan tekanan jual yang intens. Tindakan ini menunjukkan perubahan cepat dalam suasana hati investor. Peserta pasar bereaksi terhadap kekhawatiran yang muncul terkait regulasi stablecoin.

Penurunan ini juga mempengaruhi perusahaan terkait. Saham Coinbase turun hampir 10% selama sesi yang sama. Analis mengaitkan penjualan luas ini dengan ketidakpastian di sektor stablecoin.

Draft Proposal Menargetkan Struktur Imbal Hasil

Laporan menunjukkan bahwa bahasa legislatif draft dapat membatasi cara platform menawarkan imbal hasil stablecoin. Proposal ini akan melarang hasil dari hanya memegang stablecoin. Juga akan melarang insentif yang mirip dengan pembayaran bunga tradisional.

Aturan ini akan berlaku untuk bursa, broker, dan layanan terkait. Namun, proposal ini mengizinkan imbal hasil berbasis aktivitas yang terkait dengan perilaku pengguna. Termasuk program loyalitas atau promosi yang tidak berfungsi seperti bunga.

Analis mencatat bahwa pembatasan tersebut dapat mengurangi daya tarik memegang USD Coin. Imbal hasil digunakan oleh banyak platform untuk menarik deposito dan mempertahankan pengguna. Tanpa insentis ini, stablecoin bisa menjadi kurang kompetitif dibandingkan produk bank.

Tekanan Kompetitif dan Perkembangan Tambahan

Pada saat yang sama, Tether mengumumkan rencana untuk audit keuangan lengkap. Langkah ini dapat meningkatkan profil transparansinya. Perkembangan ini berpotensi menyempitkan keunggulan yang dipersepsikan Circle sebagai penerbit yang patuh.

Secara terpisah, laporan menunjukkan bahwa Circle membekukan saldo USDC yang terkait dengan beberapa dompet. Tindakan ini terkait dengan kasus perdata AS yang sedang berlangsung, meskipun detailnya tetap terbatas. Perkembangan ini menambah ketidakpastian bagi investor.

Analis menyatakan bahwa membatasi imbal hasil dapat melemahkan permintaan jangka panjang terhadap USDC. Insentif yang didorong oleh pertukaran saat ini mendukung bagian signifikan dari aktivitas stablecoin. Pengurangan program ini dapat mempengaruhi perilaku pengguna dan model pendapatan.

Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Circle Stock Slides 20% on Stablecoin Yield Concerns di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar