China menyetujui 81 kesepakatan perizinan obat inovatif senilai kira-kira $1,1 miliar pada paruh pertama 2026, menurut National Medical Products Administration. Angka tersebut sudah mencapai 80% dari total sepanjang tahun 2025, sekaligus menjadi rekor tertinggi. Negara itu juga menyetujui 38 obat inovatif Kelas I pada paruh pertama, termasuk 11 obat dengan target baru dan mekanisme baru, yang semuanya dikembangkan di dalam negeri.
Landasan kebijakan bergeser secara signifikan ketika National Health Commission, National Administration of Traditional Chinese Medicine, dan National Disease Control Bureau secara bersama-sama merilis National Essential Medicines List 2026 pada 9 Juli, yang berlaku mulai 1 September 2026. Untuk pertama kalinya, 16 obat inovatif dimasukkan dalam daftar tersebut, terdiri dari empat obat Kelas I dalam negeri. Saham bioteknologi yang tercatat di Hong Kong melonjak pada 16 Juli di tengah ekspektasi laba yang kuat dan lingkungan kebijakan yang mendukung, dengan China Biologic Products (02197) naik lebih dari 11% dan pemain lain seperti Luokung Medical (09688) naik lebih dari 5%.