China dan Thailand akan menggelar latihan militer gabungan ke-8 “Assault-2026” pada pertengahan hingga akhir Mei

GateNews

Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Jiang Bin, China dan Thailand akan menggelar latihan militer bersama ke-8 mereka, dengan nama sandi ‘Assault-2026’, pada pertengahan hingga akhir Mei di Thailand. Latihan ini akan berfokus pada operasi kontra-terorisme di wilayah pegunungan dan hutan, dengan unit campuran dari kedua negara yang melakukan pelatihan medis di medan perang, operasi peralatan tanpa awak, serta latihan tembakan langsung. Latihan ini bertujuan untuk memperdalam kerja sama militer bilateral dan meningkatkan kemampuan kontra-terorisme bersama.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar