Turis Inggris Dipaksa Karantina di Milan Selama 42 Hari Setelah Berbagi Penerbangan dengan Korban Hantavirus pada 13 Mei

GateNews

Menurut Daily Mail, seorang turis Inggris berusia di akhir 60-an ditahan dan dikarantina paksa pada 13 Mei di Milan setelah berbagi penerbangan dengan seorang perempuan yang meninggal karena hantavirus. Otoritas Italia menangkap pria tersebut di luar sebuah bar pada Selasa malam dan memasukkannya ke bangsal penyakit menular Rumah Sakit Sacco untuk karantina wajib selama 42 hari hingga 6 Juni. Turis itu telah dites negatif untuk virus tersebut dan tidak menunjukkan gejala. Ia sebelumnya menaiki penerbangan Airlink dari Saint Helena ke Johannesburg, pesawat yang sama yang membawa Mirjam Schilperoord, penumpang kapal pesiar berusia 69 tahun, yang kemudian meninggal karena hantavirus.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar