Brian Armstrong mengatakan bank sedang memperluas layanan kripto dan stablecoin karena RUU Kejelasan Crypto mungkin disahkan bulan depan.
Brian Armstrong telah berbagi komentar baru tentang bagaimana bank mendekati aset digital dan regulasi.
CEO Coinbase mengatakan bahwa lembaga keuangan meningkatkan aktivitas mereka dalam kripto dan stablecoin.
Dia juga menyatakan bahwa RUU Kejelasan Crypto bisa disahkan mulai bulan depan, sementara perdebatan tentang imbalan stablecoin terus berlanjut.
Brian Armstrong mengatakan bahwa bank besar bergerak cepat untuk mengadopsi layanan terkait kripto.
Dia mencatat bahwa lembaga sedang menjajaki aset tokenisasi dan sistem pembayaran baru. Upaya ini termasuk infrastruktur stablecoin dan akses perdagangan untuk klien.
🚨 Brian Armstrong: Bank besar bergerak cepat.
Tokenisasi aset dunia nyata, membangun jalur stablecoin, dan membiarkan klien berdagang kripto.
BULLISH 🔥 pic.twitter.com/FM3Wj8t5Nb
— Real World Asset Watchlist (@RWAwatchlist_) 25 Maret 2026
Menurut Armstrong, bank sedang bekerja untuk memenuhi permintaan klien yang meningkat terhadap aset digital.
Dia menyatakan, “Bank besar bergerak cepat,” saat merujuk pada perkembangan yang sedang berlangsung. Perusahaan keuangan juga sedang meninjau sistem kustodi dan penyelesaian yang terkait dengan jaringan blockchain.
Banyak bank membangun tim internal untuk menangani produk dan layanan kripto. Tim ini fokus pada kepatuhan, perdagangan, dan pengembangan infrastruktur.
Pada saat yang sama, kemitraan dengan perusahaan kripto semakin berkembang di berbagai pasar.
Brian Armstrong juga mengomentari pergeseran yang lebih luas di antara bank menuju adopsi kripto.
Dia mengatakan, “Senang melihat lebih banyak bank yang mulai tertarik pada kripto dan stablecoin.” Ucapan ini mencerminkan aktivitas yang sedang berlangsung di lembaga keuangan tradisional.
Armstrong menyebutkan bahwa RUU Kejelasan Crypto bisa disahkan mulai bulan depan. Legislatif yang diusulkan bertujuan untuk mendefinisikan aturan pasar aset digital di Amerika Serikat.
Diharapkan akan membahas klasifikasi dan pengawasan aset kripto. RUU ini telah menarik perhatian dari pelaku industri dan regulator.
Para pelaku pasar memantau garis waktu tersebut karena diskusi terus berlangsung di Washington. Pembuat undang-undang sedang meninjau umpan balik dari lembaga keuangan dan perusahaan kripto.
Baca Juga: Armstrong, Eksekutif Coinbase Lainnya Menghadapi Gugatan atas Dugaan Perdagangan Orang Dalam
Meskipun aktivitas meningkat, bank terus mengungkapkan kekhawatiran tentang imbalan stablecoin.
Beberapa lembaga berhati-hati dalam menawarkan hasil atau insentif yang terkait stablecoin. Kekhawatiran ini terkait dengan persyaratan regulasi dan kepatuhan.
Diskusi antara bank dan regulator sedang berlangsung, dan belum ada posisi final yang dikonfirmasi.
Lembaga keuangan sedang mengevaluasi bagaimana model stablecoin cocok dengan aturan yang ada. Ini termasuk pertanyaan tentang perlindungan konsumen dan manajemen risiko.
Perdebatan ini dapat mempengaruhi seberapa cepat layanan tertentu diluncurkan. Sementara bank membangun infrastruktur, beberapa fitur mungkin mengalami penundaan.
Armstrong mencatat kemajuan dalam adopsi, tetapi kebijakan stablecoin masih dalam tinjauan.