Wawasan Utama:
Bittensor melonjak setelah pengajuan ETF ganda, dengan volume meningkat tajam seiring minat institusional terhadap kripto AI menguat di berbagai pasar dan memperkuat sinyal permintaan.
Pemotongan pasokan dan tingkat staking yang tinggi membatasi pasokan TAO yang beredar, sehingga mendukung stabilitas harga; sementara analis memproyeksikan kenaikan moderat meski keterlibatan institusional terus bertambah.
Token yang lebih kecil menarik modal karena investor mengejar potensi kenaikan lebih tinggi, dengan presale yang mendapat daya tarik melalui ekosistem berbasis utilitas serta penetapan harga tahap awal yang menguntungkan
Bittensor bergerak lebih tinggi setelah Grayscale dan Bitwise mengajukan proposal spot ETF TAO pada 28 April, mendorong token naik 5,4% dalam satu sesi. Volume perdagangan juga naik lebih dari 50%, mencerminkan partisipasi pasar yang lebih kuat. Selain itu, pengajuan tersebut menandakan fokus institusional yang meningkat pada aset kripto yang terkait AI.
Grayscale mengajukan S-1 untuk mengonversi trust yang ada menjadi spot ETF, sementara Bitwise menyusul dengan pengajuan serupa pada hari yang sama. Akibatnya, langkah ganda ini memperkuat keyakinan pada peran jangka panjang jaringan AI dalam aset digital. Selain itu, Bittensor melaporkan pendapatan layanan AI sebesar 43 juta dolar AS untuk kuartal pertama 2026.
Halving Desember 2025 menurunkan emisi harian dari 7.200 menjadi 3.600 TAO, memperketat pasokan di berbagai pasar. Selain itu, sekitar 67% dari total token tetap terkunci dalam staking, menyisakan kira-kira 3 juta TAO yang beredar. Karena itu, pasokan yang lebih rendah terus mendukung stabilitas harga meski terjadi volatilitas baru-baru ini.
Bittensor kini diperdagangkan di dekat 289 dolar AS dengan kapitalisasi pasar di atas 3 miliar dolar AS, sementara Worldcoin berada di sekitar 0,24 dolar AS dengan skala valuasi yang serupa. Namun, kapitalisasi pasar yang lebih besar sering kali membatasi ekspansi harga yang cepat dari satu katalis. Secara signifikan, analis memproyeksikan TAO bisa mencapai antara 388 dan 472 dolar AS pada 2026, yang mencerminkan potensi kenaikan yang moderat.
Worldcoin mempertahankan jaringan 18 juta pengguna terverifikasi di lebih dari 160 negara, mendukung adopsi yang stabil. Selain itu, dukungan institusional terus berlanjut saat perusahaan-perusahaan besar mengalokasikan modal untuk menahan aset tersebut. Di samping itu, rencana penurunan 43% emisi harian pada bulan Juli diharapkan mengurangi tekanan penjualan yang berkelanjutan.
Meski token yang sudah mapan menunjukkan pertumbuhan yang stabil, modal juga bergeser ke aset dengan harga lebih rendah yang memiliki potensi kenaikan lebih tinggi. Akibatnya, proyek-proyek presale mendapat perhatian karena investor mencari peluang imbal hasil yang lebih luas. Salah satu proyek tersebut telah menghimpun hampir 9,79 juta dolar AS, menyoroti permintaan yang berkelanjutan untuk peluang masuk lebih awal.
Platform-platform yang muncul kini menitikberatkan pada sistem perdagangan terintegrasi, transfer lintas-chain, dan pemeriksaan risiko bawaan untuk menarik pengguna. Selain itu, ekosistem-ekosistem ini bertujuan mengaitkan penggunaan platform secara langsung dengan permintaan token, sehingga memperkuat nilai dari waktu ke waktu. Karena itu, pengembang terus memposisikan utilitas sebagai pendorong utama di pasar yang kompetitif.
Related News
BNB Bertahan di $617 karena Momentum ETF dan Pembakaran Memperketat Pasokan
Bittensor Menguat Setelah Pengajuan ETF Saat Modal Mengincar Token Baru
ICP Melonjak 21% saat Bull Mengincar Terobosan Kunci Setelah Berbulan-bulan Konsolidasi
BNB Memegang $617 sebagai Momentum ETF dan Pembakaran Memperketat Pasokan
Bittensor Menguat Setelah Pengajuan ETF karena Modal Mengincar Token Baru