- ETF Bitcoin mencatat arus keluar sebesar 6,35 miliar dolar AS selama 30 hari, terlemah sejak peluncuran.
- Dana BlackRock dan Fidelity mendorong sebagian besar penebusan selama tren penjualan berkelanjutan.
- Bitcoin turun 17%, diperdagangkan di dekat $64K di tengah tekanan makro dan permintaan lemah.
Perubahan tajam telah melanda ETF Bitcoin spot AS, mengguncang kepercayaan di meja-meja institusi. Data terbaru dari Galaxy Research menunjukkan gelombang besar penebusan yang menghapus miliaran dolar dari saldo dana hanya dalam hitungan minggu. Para trader mengamati dengan saksama saat sentimen melemah dan Bitcoin merosot. Waktu tersebut memunculkan pertanyaan apakah institusi sedang menyeimbangkan ulang risiko atau mundur sementara. Kondisi pasar tetap tegang, dan volatilitas terus mendefinisikan lanskap kripto yang lebih luas saat ini.
ETF Bitcoin Spot AS Mencatat Rekor Arus Keluar 6,35 Miliar Dolar AS Selama 30 Hari
Menurut Galaxy Research, ETF Bitcoin spot AS telah mencatat arus keluar bersih 30 hari terbesar dalam catatan. Data menunjukkan dana tersebut mengalami arus keluar bersih sebesar 6,35 miliar dolar AS selama 30 hari terakhir, menempati peringkat pertama di antara seluruh 582… pic.twitter.com/e3fuIkEF8W
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 21 Juni 2026
Arus Keluar Besar-besaran Menerpa Struktur Pasar ETF
ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar bersih sebesar 6,35 miliar dolar AS selama 30 hari perdagangan terakhir. Galaxy Research mengonfirmasi bahwa ini menandai periode terlemah sejak peluncuran pada Januari 2024. Total arus bersih turun dari puncak 63 miliar dolar AS pada Oktober 2025 menjadi 53,4 miliar dolar AS saat ini. Tekanan penebusan harian terus meningkat menurut analis yang melacak pergerakan dana. Penurunan belum melambat secara berarti di sesi-sesi terakhir.
iShares Bitcoin Trust milik BlackRock dan dana Fidelity menyerap sebagian besar penjualan. Kedua produk tersebut mengalami penarikan harian yang berat secara berulang dalam jumlah ratusan juta dolar. Satu jeda singkat terjadi sekitar 4 dan 5 Juni dengan aliran masuk kecil mendekati 3 juta dolar AS. Kelegaan itu memudar dengan cepat saat penjualan kembali berlanjut di seluruh dana besar. Satu rentetan 13 hari antara 15 Mei dan 3 Juni mempercepat penurunan. Sekitar 4,4 miliar dolar AS keluar selama rentang tersebut, setara dengan sekitar 59.400 BTC.
Hanya dalam satu minggu, terjadi penebusan sebesar 1,7 miliar dolar AS, menandakan reposisioning agresif dari pemegang besar. Kondisi makro menambah tekanan lebih lanjut di seluruh pasar berisiko. Data inflasi AS yang meningkat membebani nafsu investor. Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran juga mengurangi permintaan untuk aset volatil seperti Bitcoin. Harga mencerminkan tekanan ini. Aset tersebut diperdagangkan di dekat 64.167 dolar AS setelah penurunan bulanan sebesar 17,4%. Level rendah awal Juni di kisaran 60.000 hingga 61.300 dolar AS menandai dasar empat bulan.
Prospek Pasar dan Pergeseran Sentimen Institusi
Meskipun arus keluar besar, beberapa analis melihat tren ini sebagai rotasi, bukan sebagai keluar. Analis ETF Bloomberg Eric Balchunas menggambarkan arus baru-baru ini sebagai kebisingan sementara dalam siklus adopsi yang lebih luas. Kepemimpinan ETF AS BlackRock juga menyampaikan pandangan serupa. Jay Jacobs menekankan bahwa platform ETF besar terus-menerus mengalami arus masuk dan keluar di seluruh produk.
Ia menyoroti peran Bitcoin sebagai alternatif moneter terdesentralisasi dalam strategi alokasi jangka panjang. Bahkan dengan kelemahan baru-baru ini, total arus masuk ETF sejak peluncuran masih berada di antara 50 miliar hingga 60 miliar dolar AS. Angka tersebut menempatkan penebusan baru-baru ini dalam perspektif. Struktur yang lebih luas tetap sangat positif bersih meskipun ada tekanan jangka pendek.
Arus tahun berjalan untuk 2026 berkisar di dekat titik impas sebelum penurunan terbaru dimulai. Galaxy Research mencatat pendalaman arus keluar harian yang berkelanjutan di sesi perdagangan baru-baru ini. Pola itu membuat para trader tetap waspada menjelang minggu-minggu mendatang. Bitcoin kini berada di zona psikologis kunci setelah koreksi terbarunya.