Bitcoin Memasuki Zona Akumulasi Berdasarkan Hukum Power dengan Penilaian 56% Terlalu Rendah

BTC-2,63%

Jurrien Timmer, Direktur Fidelity Global Macro, menganalisis bahwa Bitcoin mendekati zona dukungan bawah dari model Power Law pada pagi hari tanggal 13 pukul 9 pagi, saat Bitcoin diperdagangkan pada $63.780 menurut platform pasar kripto global CoinGecko. Model Power Law, yang telah dipantau Timmer selama bertahun-tahun, menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini dinilai terlalu rendah sekitar 56%, sehingga menempatkannya pada apa yang ia sebut sebagai zona akumulasi bagi investor jangka panjang. Tingkat penilaian ini menyerupai titik terbawah bullbear pada 2018 dan 2022, meski Timmer mengingatkan bahwa mengonfirmasi dasar pasar masih terlalu dini mengingat belum adanya katalis yang jelas seperti pemulihan likuiditas global. Seiring kapitalisasi pasar Bitcoin terus mengembang dan produk keuangan institusional termasuk spot ETF makin menjamur, pengamat industri mencatat bahwa mata uang kripto tersebut menampilkan pengali harga yang semakin kecil di setiap siklus dibandingkan pola pertumbuhan meledak pada tahun-tahun sebelumnya.

Bitcoin Mendekati Dukungan Bawah Model Power Law dengan Diskon 56%

Menurut media kripto CoinDesk, Jurrien Timmer menganalisis bahwa Bitcoin mendekati zona dukungan bawah dari model Power Law yang telah ia pantau selama bertahun-tahun. Model Power Law menggambarkan pergerakan harga jangka panjang Bitcoin melalui garis tren atas, tengah, dan bawah. Garis tren bawah telah menjelaskan sebagian besar titik terendah utama sejak 2015. Bitcoin saat ini berada pada sekitar 56% undervaluasi berdasarkan model ini, yang dievaluasi Timmer sebagai zona akumulasi bagi investor jangka panjang. Level ini menyerupai posisi di titik terbawah bear market pada 2018 dan 2022. Timmer menilai bahwa menentukan dasar pasar masih terlalu prematur, seraya mencatat bahwa premi spekulatif yang mendorong Bitcoin mencapai all-time high sebesar $126.000 tahun lalu sebagian besar telah menghilang, dan perlambatan pertumbuhan pasokan uang global menyisakan sedikit katalis yang jelas untuk mendorong harga lebih tinggi dalam waktu dekat.

Return Siklus Bitcoin Menurun dari 75x pada 2017 menjadi 1,8x pada 2025

Bitcoin telah mengulang siklus sekitar empat tahun yang berpusat pada peristiwa halving. Analis pasar memproyeksikan kemungkinan bahwa siklus kenaikan berikutnya bisa dimulai dari akhir tahun ini dan membentuk puncak baru sekitar 2029. Bitcoin telah mencapai all-time high baru di setiap siklus sejak 2013, tetapi pengali kenaikannya menurun secara signifikan. Puncak 2017 naik sekitar 75 kali dibanding siklus sebelumnya, namun turun menjadi sekitar 3,5 kali pada 2021 dan sekitar 1,8 kali pada 2025, menandakan ekspansi yang jauh lebih lambat.

Produk Institusional dan Pematangan Pasar Menurunkan Volatilitas Bitcoin

Industri memandang bahwa seiring skala pasar Bitcoin membesar dan produk keuangan institusional seperti spot ETF, futures, dan opsi makin meluas, tren naik yang bertahap lebih mungkin terjadi dibanding fluktuasi tajam seperti di masa lalu. Analisis menunjukkan bahwa ketika pasar makin matang, modal yang dibutuhkan untuk menggerakkan harga meningkat dan volatilitas akan berkurang secara bertahap.

FAQ

Apa itu model Power Law yang digunakan Jurrien Timmer untuk menganalisis Bitcoin?

Model Power Law merepresentasikan pergerakan harga jangka panjang Bitcoin melalui garis tren atas, tengah, dan bawah. Garis tren bawah telah menjelaskan sebagian besar titik terendah utama sejak 2015. Jurrien Timmer, Direktur Fidelity Global Macro, telah memantau model ini selama bertahun-tahun untuk mengidentifikasi zona akumulasi.

Seberapa banyak return siklus Bitcoin menurun dari waktu ke waktu?

Pengali kenaikan Bitcoin menurun secara signifikan sejak 2013. Puncak 2017 naik sekitar 75 kali dibanding siklus sebelumnya, lalu turun menjadi sekitar 3,5 kali pada 2021 dan sekitar 1,8 kali pada 2025, menurut analisis sumber.

Mengapa artikel tersebut menyebut volatilitas Bitcoin menurun?

Seiring skala pasar Bitcoin membesar dan produk keuangan institusional seperti spot ETF, futures, dan opsi makin meluas, modal yang dibutuhkan untuk menggerakkan harga meningkat. Pengamat industri mencatat bahwa proses pematangan pasar ini secara bertahap mengurangi volatilitas dibanding pola pertumbuhan meledak pada periode sebelumnya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar