Investors telah mengajukan gugatan class-action terhadap JPMorgan Chase, menuduh bank tersebut memfasilitasi skema Ponzi cryptocurrency besar senilai $328 juta yang dijalankan oleh perusahaan investasi yang kini sudah tidak beroperasi, Goliath Ventures.
Gugatan diajukan hari Selasa di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California oleh para investor yang mengklaim mereka mengalami kerugian besar setelah menaruh dana di Goliath Ventures.
Menurut pengaduan, JPMorgan diduga mengabaikan beberapa tanda peringatan dan pola transaksi mencurigakan yang seharusnya dapat mengungkap sifat penipuan dari skema tersebut.
Para penggugat berargumen bahwa infrastruktur keuangan bank memainkan peran penting dalam memungkinkan operasi tersebut mengumpulkan dana dari investor.
Mereka mengklaim Goliath Ventures menggunakan akun dan layanan pembayaran yang disediakan oleh JPMorgan untuk menerima dan memproses jutaan dolar dari deposit yang dilakukan oleh individu yang percaya mereka sedang berinvestasi dalam strategi perdagangan cryptocurrency yang sah.
Gugatan menyebutkan bahwa meskipun bank menangani aliran keuangan besar dan tidak biasa yang terkait dengan perusahaan, bank gagal mengambil langkah yang cukup untuk mendeteksi atau mencegah dugaan penipuan tersebut.
Para investor berpendapat bahwa pengawasan anti-pencucian uang dan prosedur kepatuhan yang tepat seharusnya dapat mengidentifikasi aktivitas mencurigakan jauh lebih awal.
Goliath Ventures sejak itu runtuh, meninggalkan para investor yang mencari jalur hukum untuk mendapatkan kembali setidaknya sebagian kerugian mereka. Para penggugat meminta pengadilan mengesahkan kasus ini sebagai gugatan class-action agar investor lain yang terdampak dapat bergabung dalam gugatan tersebut.
Kasus ini menyoroti meningkatnya pengawasan hukum terhadap lembaga keuangan besar terkait peran mereka dalam memfasilitasi transaksi yang terkait dengan penipuan kripto.
Dalam beberapa tahun terakhir, korban penipuan aset digital semakin menuntut bank dan penyedia pembayaran di pengadilan, berargumen bahwa perantara keuangan harus bertanggung jawab ketika sistem mereka digunakan untuk memindahkan dana ilegal.
Bagi JPMorgan, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, gugatan ini merupakan contoh lain dari bagaimana pertumbuhan pesat sektor kripto telah menciptakan tantangan kepatuhan baru bagi lembaga keuangan tradisional.
Bank tersebut belum merespons secara publik terhadap tuduhan ini, dan klaim yang diuraikan dalam pengaduan belum diuji di pengadilan.
Your web3 identity + services + payments in one single link. Get your pay3.so link today.