5 Maret, berita menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) kembali menguat setelah mengalami volatilitas geopolitik selama seminggu terakhir. Dana ETF Bitcoin spot dengan aliran masuk bersih sekitar 155 juta dolar AS per hari menjadi dukungan utama untuk rebound terbaru ini. Menurut data dari SoSoValue, aliran dana kali ini membalikkan tren keluar dana yang berlangsung awal minggu ini, menunjukkan bahwa pembeli institusional mulai kembali ke pasar secara bertahap.
Ketegangan di Timur Tengah sebelumnya memberi tekanan pada aset berisiko, menyebabkan harga Bitcoin sempat turun ke kisaran 60.000 hingga 65.000 dolar AS. Namun, dengan aliran dana ETF yang kembali masuk dan penutupan posisi short, harga Bitcoin telah pulih di atas 72.000 dolar AS. Laporan pasar menunjukkan bahwa permintaan ETF dan tekanan short squeeze menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan Bitcoin baru-baru ini.
Dari segi teknikal, grafik harian Bitcoin menunjukkan harga saat ini sekitar 72.500 dolar AS, sedang menguji zona resistensi di antara 73.000 hingga 75.000 dolar AS. Jika berhasil menembus zona ini secara efektif, Bitcoin berpotensi menguji level psikologis 80.000 dolar AS dalam beberapa minggu ke depan. Level support terdekat berada di sekitar 69.000 dolar AS, diikuti oleh zona 65.000 dolar AS, yang menjadi titik masuk pembelian selama koreksi sebelumnya.
Indikator momentum juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Garis akumulasi/distribusi menunjukkan tekanan beli kembali, indikator BBP (Bull-Bear Power) berbalik positif, mengindikasikan bahwa setelah beberapa minggu tekanan jual, tren bullish mungkin akan kembali. Analis menyebutkan bahwa jika aliran dana ETF terus berlanjut dan risiko makroekonomi tetap stabil, tren rebound Bitcoin diperkirakan akan berlanjut. Namun, jika harga gagal mempertahankan level 70.000 dolar AS, harga mungkin akan memasuki fase konsolidasi sebelum tren bullish berikutnya.
Secara keseluruhan, masuknya dana institusional, sentimen pasar yang membaik, dan indikator teknikal yang menunjukkan penguatan secara bersamaan mendukung rebound jangka pendek Bitcoin. Investor perlu memperhatikan keberhasilan menembus level resistensi utama untuk menentukan apakah tren bull market berikutnya akan memicu lonjakan pasar lebih lanjut.
Artikel Terkait
Mantan Peneliti OpenAI, Hedge Fund Bertaruh Besar pada Penambang BTC dalam Pengajuan SEC
glassnode:Tekanan jual BTC sedikit mereda, permintaan institusional masih dalam tahap pengujian
Bloomberg: China hentikan ekspor bensin dan diesel "untuk memenuhi kebutuhan domestik", karena ketergantungan terhadap minyak mentah Timur Tengah mencapai 57%
Data: Jika BTC turun di bawah $69,527, kekuatan likuidasi posisi panjang di CEX utama akan mencapai $1.976 miliar
Bitcoin Pulih Saat Investor Kembali di Tengah Kekacauan Pasar Global
BTC menembus 73.000 USDT, menandai rekor baru dalam pasar cryptocurrency. Harga ini menunjukkan kenaikan yang signifikan dan menarik perhatian para trader serta investor di seluruh dunia. Pergerakan ini diperkirakan akan mempengaruhi tren pasar ke depan dan menimbulkan berbagai spekulasi tentang potensi kenaikan lebih lanjut.