Bank of Japan Menguji Blockchain untuk Sistem Penyelesaian Inti

LiveBTCNews
AVAX0,25%
BTC-0,38%
SAND-1,05%

Bank of Japan menguji blockchain untuk penyelesaian, menjajaki CBDC, dan mengembangkan infrastruktur digital untuk memperkuat stabilitas dan inovasi pembayaran.

Bank of Japan sedang menguji blockchain untuk penyelesaian bank sentral. Langkah ini menunjukkan integrasi yang lebih dalam dari blockchain dalam infrastruktur keuangan Jepang. Gubernur Kazuo Ueda menyampaikan pembaruan ini di konferensi Fin/Sum 2026 di Tokyo. Dia mengatakan bahwa bank sentral harus beradaptasi dengan ekosistem keuangan baru dalam konteks AI dan blockchain.

BOJ Menunjukkan Pergeseran Menuju Infrastruktur Keuangan Berbasis Blockchain

Bank of Japan mendirikan Pusat FinTech-nya pada tahun 2016. Sejak saat itu, mereka meneliti aplikasi blockchain dan AI dalam keuangan. Selain itu, Bank bekerja sama dengan Bank Sentral Eropa dalam penelitian. Penelitian tersebut meninjau manfaat dan risiko teknologi buku besar terdistribusi dalam penyelesaian.

_Baca Juga: _****Japan’s Progmat Dumps Corda, Goes All-In on Avalanche | Live Bitcoin News

Selama 10 tahun terakhir, blockchain telah digunakan secara praktis dalam dunia keuangan. Misalnya, keuangan terdesentralisasi menggunakan smart contract dalam transaksi bundel. Kontrak ini dapat digunakan untuk menggabungkan proses pinjaman dan pelunasan menjadi satu proses otomatis. Akibatnya, kecepatan penyelesaian menjadi lebih cepat dan efisien di berbagai platform.

Selain itu, blockchain mungkin dapat mendukung penyelesaian delivery versus payment. Metode ini memastikan bahwa aset hanya dipindahkan jika pembayaran selesai. Oleh karena itu, risiko di pasar sekuritas dapat berkurang. Kasus penggunaan awal termasuk arbitrase kripto dan pertukaran jaminan.

Pada saat yang sama, alat AI kini memproses data dalam jumlah besar dengan cepat. AI dapat meningkatkan deteksi penipuan dan kontrol anti-pencucian uang. Selain itu, AI dapat digunakan untuk membantu penilaian jaminan otomatis. Dengan demikian, kombinasi AI dan blockchain berpotensi mengubah pasar pembayaran dan sekuritas.

Namun, ada tantangan terkait interoperabilitas. Banyak sistem blockchain mungkin tidak dapat terhubung secara mulus. Oleh karena itu, konversi instrumen pembayaran antar platform dapat menimbulkan gesekan. Ueda memperingatkan bahwa stabilitas harus menjadi prioritas.

Uang Bank Sentral Tetap Menjadi Pilar Kepercayaan di Era Digital

Ueda menekankan bahwa uang bank sentral menjamin stabilitas pembayaran. Uang tunai dan deposito rekening berjalan memiliki aset penyelesaian yang paling aman. Selain itu, uang bank sentral menjamin bahwa deposito diperdagangkan dengan nilai yang sama. Tanpa jangkar ini, sistem pembayaran bisa menjadi tidak stabil.

Bank sedang menjalankan program percontohan CBDC ritel. Proyek ini adalah pengujian versi digital dari uang bank sentral. Selain itu, Bank memimpin Forum CBDC bersama perusahaan swasta. Tujuannya adalah menyelidiki inovasi dalam pembayaran sambil memastikan stabilitas.

Upaya besar lainnya adalah Project AgorA. Ini adalah inisiatif internasional yang mempelajari deposito bank sentral yang ditokenisasi di blockchain. Smart contract dapat digunakan untuk memfasilitasi pembayaran lintas batas secara atomik. Jika berhasil, penyelesaian lintas batas bisa menjadi lebih cepat dan aman.

Bank juga menjalankan proyek sandbox. Mereka akan menguji deposito rekening berjalan di sistem blockchain. Deposito ini adalah cadangan di lembaga keuangan. Eksperimen ini akan mempelajari penyelesaian antar bank domestik dan sekuritas.

Wawasan dari proyek-proyek ini dapat mengarah pada peningkatan BOJ-NET. BOJ-NET mengelola infrastruktur pembayaran nilai besar di Jepang. Sementara itu, Bank baru-baru ini mengeluarkan uang kertas yang didesain ulang dengan fitur keamanan yang lebih baik. Ini adalah tindakan komitmen terhadap inovasi dan kepercayaan.

Sebagai kesimpulan, Bank of Japan secara hati-hati melangkah maju dalam adopsi blockchain. Ini adalah upaya untuk menyatukan inovasi dan stabilitas keuangan. Melalui pilot, penelitian, dan kerja sama di seluruh dunia, Bank bertujuan menciptakan ekosistem digital yang aman.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)