ETF XRP spot sejak November mencatat arus masuk sebesar $1,24 miliar, sementara ETF Bitcoin dan Ethereum mengalami pengeluaran gabungan lebih dari $9 miliar.
ETF XRP Spot Melawan Penurunan Kripto dengan $1,24 Miliar Arus Masuk saat dana aset digital yang lebih luas mencatat pengeluaran yang berkelanjutan.
Data terbaru menunjukkan produk yang terkait XRP mencatat empat bulan berturut-turut arus masuk bersih, meskipun ETF Bitcoin dan Ethereum spot mengalami penebusan.
ETF XRP spot mencatat total arus masuk kumulatif sebesar $1,24 miliar sejak November.
Februari ditutup dengan arus masuk bersih sebesar $58 juta. Produk ini tidak mencatat satu bulan pun arus keluar bersih selama periode ini.
Data bulanan menunjukkan $666 juta pada November dan $499 juta pada Desember.
Januari menambah $15 juta, sementara Februari menyumbang $58 juta. Arus yang stabil ini berbeda dengan tren dana kripto yang lebih luas.
🚨🚨🚨Angka ETF XRP Spot menceritakan sebuah kisah yang tidak banyak dibicarakan.
ETF spot Bitcoin kehilangan $6,38 miliar sejak November. ETF spot Ethereum kehilangan $2,76 miliar.
Secara gabungan, lebih dari $9 miliar keluar dari dua nama terbesar di kripto. ETF XRP spot? Arus masuk positif setiap bulan.… https://t.co/AuuTxuWu9U pic.twitter.com/5RiKAWyrZR
— X Finance Bull (@Xfinancebull) 2 Maret 2026
Kondisi pasar selama periode ini termasuk penurunan harga dan volatilitas yang tinggi.
Bitcoin dan Ethereum keduanya diperdagangkan lebih rendah dibandingkan level akhir 2023. Meski demikian, dana yang berfokus pada XRP terus menarik modal.
ETF Bitcoin spot mencatat pengeluaran sebesar $6,38 miliar sejak November.
ETF Ethereum spot mencatat penebusan sebesar $2,76 miliar selama periode yang sama. Secara gabungan, dua ETF aset digital terbesar ini mengalami lebih dari $9 miliar keluar dari pasar.
Pengeluaran ini terjadi selama periode penurunan harga dan peningkatan risiko aversi.
Indikator ketakutan di pasar kripto meningkat saat partisipasi ritel melambat.
Data arus dana menunjukkan rotasi modal di dalam sektor aset digital.
Meskipun Bitcoin dan Ethereum tetap menjadi aset kripto terbesar berdasarkan nilai pasar, investor ETF mengurangi eksposur mereka.
Sebaliknya, produk XRP mencatat alokasi yang konsisten. Divergensi ini menarik perhatian dari peserta pasar yang mengikuti aliran institusional.
Baca Juga: Ekspansi XRPL Ripple sebesar $550 juta Bisa Memicu Permintaan XRP
Pengamat pasar mengaitkan arus masuk ETF XRP dengan posisi institusional. Pengelola aset dan firma penasihat sering melakukan riset sebelum menyesuaikan eksposur.
Arus masuk yang konsisten menunjukkan permintaan yang berkelanjutan dari investor profesional.
Beberapa analis telah mengeluarkan proyeksi harga jangka panjang untuk XRP. Target yang dilaporkan berkisar antara $10.000 dan $35.000, menurut komentar pasar. Proyeksi ini mencerminkan harapan terkait adopsi dan pertumbuhan infrastruktur.
TARGET WALL STREET UNTUK #XRP 👀
Analis pasar terkemuka memproyeksikan kisaran harga #XRP antara $10.000 dan $35.000.
Bukan hype ritel.
Ekspektasi institusional.Uang besar sedang mengawasi. https://t.co/n4knnvrkV0 pic.twitter.com/0TbdGzCbrP
— Hailey LUNC XRP (@TheMoonHailey) 2 Maret 2026
Pada saat yang sama, arus masuk ETF XRP mewakili sebagian kecil dari pasar ETF kripto yang lebih luas.
Produk Bitcoin dan Ethereum masih mengelola aset total yang lebih besar meskipun mengalami pengeluaran baru-baru ini. Namun, tren alokasi modal terbaru menunjukkan pergeseran preferensi investor jangka pendek menuju dana terkait XRP.
Artikel Terkait
ETF XRP spot Amerika Serikat mencatatkan total aliran masuk bersih sebesar 419,14 juta dolar AS dalam satu hari
Crypto Market Review: Bitcoin's (BTC) Best Chance to Break Above $76,380, XRP's Next Week Is Critical, When Will Shiba Inu (SHIB) Finally Bottom? - U.Today
Crypto Terbaik untuk Diinvestasikan Saat Ini: ETF XRP Melampaui $1,25 Miliar Saat Pepeto Menargetkan Pengembalian 100x
ChatGPT Memprediksi Harga XRP dan Solana Jika Pembicaraan Perdamaian AS–Iran Berhasil