Foresight News melaporkan, menurut berita CCTV, pada sore hari tanggal 28 Februari waktu setempat, dan dini hari tanggal 1 Maret waktu Beijing, Dewan Keamanan PBB mengadakan sidang darurat mengenai situasi Iran, di mana perwakilan Iran dan Amerika Serikat saling berdebat. Perwakilan tetap Iran di PBB, Iravani, mengecam agresi sengaja Amerika Serikat dan Israel yang telah menyebabkan ratusan warga sipil terluka dan menuduh mereka melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Perwakilan tetap Amerika Serikat di PBB, Walz, membantah dengan mengatakan bahwa aktivitas ancaman Iran secara langsung membahayakan kepentingan Amerika Serikat serta mitra dan sekutunya, dan bahwa tindakan Amerika dan Israel sesuai dengan Piagam PBB. Dalam sidang tersebut, Iravani meminta perwakilan Amerika Serikat untuk “berpakaian sopan” terhadap Iran.