Pada 24 Februari, pasar saham Eropa diperkirakan akan dibuka datar hingga sedikit lebih tinggi pada hari Selasa, dan pelaku pasar menilai kembali dampak potensial dari kebijakan tarif terbaru Trump pada sistem perdagangan global dan aset berisiko. Menurut data, ekspektasi pembukaan indeks FTSE 100 di Inggris pada dasarnya datar, dengan indeks DAX Jerman dan indeks CAC 40 Prancis diperkirakan akan naik sekitar 0,25%, dan indeks FTSE MIB Italia naik hampir 0,3%, menunjukkan bahwa pasar mempertahankan optimisme hati-hati di tengah ketidakpastian.
Sebelumnya, pada hari Senin, pasar saham Eropa umumnya berada di bawah tekanan, terutama karena reaksi cepat investor terhadap keputusan Trump untuk memberlakukan tarif tetap 15% pada barang-barang impor. Kebijakan ini dipandang sebagai sinyal penting untuk memperketat lingkungan perdagangan global dan juga memperburuk kekhawatiran pasar tentang eskalasi gesekan perdagangan lintas batas. Para pejabat Eropa telah secara terbuka menyatakan keprihatinan dan mengisyaratkan bahwa langkah itu dapat berdampak pada kerangka kerja sama perdagangan antara UE dan AS. Selanjutnya, Parlemen Eropa mengumumkan jeda dalam proses persetujuan perjanjian perdagangan AS-UE yang dicapai musim panas lalu, semakin memperumit prospek perdagangan.
Pasar AS juga terpukul, dengan saham bergejolak secara signifikan karena kebijakan tarif dan ekspektasi dampak pada industri kecerdasan buatan. Trump menegaskan kembali bahwa dia memiliki ruang kebijakan untuk menaikkan tarif dan memperingatkan bahwa jika beberapa negara mengambil “tindakan konfrontatif”, lebih banyak alat tarif dapat diperkenalkan dalam beberapa bulan mendatang. Pernyataan ini telah meningkatkan ketidakpastian makro global dan membuat alokasi modal lebih defensif.
Dalam hal kinerja regional, pasar Asia-Pasifik menunjukkan tren yang berbeda pada hari Selasa, mencerminkan bahwa investor masih berulang kali memainkan risiko eskalasi tarif AS dan perlambatan ekonomi global. Pada saat yang sama, fundamental perusahaan juga menjadi fokus perhatian pasar, termasuk laporan keuangan perusahaan seperti Standard Chartered Bank, Leonardo, Telecom Italia dan Fresenius Medical Care, dan rilis data makro seperti Indeks Keyakinan Bisnis Prancis, yang selanjutnya akan mempengaruhi tren pasar saham Eropa.
Dengan latar belakang kebijakan tarif yang tidak pasti, membentuk kembali pola perdagangan global dan mengintensifkan volatilitas aset berisiko, ekspektasi pembukaan pasar saham Eropa, dampak kebijakan tarif global, dan arus modal lintas pasar menjadi variabel inti yang akan difokuskan oleh investor makro pada tahun 2026.