Perusahaan rintisian AI tahap awal Meridian mengumpulkan dana sebesar 17 juta dolar AS (sekitar 2,45 miliar won Korea) dalam putaran pendanaan benih, secara resmi menantang inovasi dalam pemodelan keuangan. Putaran investasi ini dipimpin oleh dana Andreessen Horowitz dan The General Partnership, dan setelah putaran ini, valuasi perusahaan Meridian mencapai 100 juta dolar AS (sekitar 1,44 triliun won Korea).
Meridian secara resmi terdaftar sebagai Longitude Labs Inc., dengan fokus utama pada pengenalan dan otomatisasi salah satu pekerjaan paling kompleks dan ketat di industri keuangan—pemodelan keuangan—menggunakan “AI agen cerdas”. Metode pemodelan keuangan yang berpusat pada Excel selama puluhan tahun telah membatasi integrasi AI dalam hal akurasi, verifikasi, dan konsistensi. Untuk mengatasi batasan ini, Meridian membangun lingkungan pengembangan independen dan mengusulkan pendekatan baru yang berpusat pada AI sebagai pengganti model Excel tradisional.
Co-founder dan CEO Meridian, John Ling, menegaskan dalam wawancara dengan TechCrunch: “Lembaga keuangan harus mematuhi regulasi secara ketat dan membutuhkan model yang memiliki struktur yang tepat dan dapat dilacak.” Ia menambahkan, “Model bahasa besar secara esensial adalah model probabilistik yang tidak pasti, sehingga meskipun input sama, hasil yang dihasilkan bisa berbeda setiap kali, dan ini tidak cocok untuk industri keuangan.”
Ia memberi contoh perbedaan output antara insinyur dan analis: “Jika 10 insinyur perangkat lunak Google mencoba mengimplementasikan fungsi yang sama, mereka akan menghasilkan 10 kode yang benar-benar berbeda; tetapi jika 10 analis keuangan Goldman Sachs membangun model penilaian untuk perusahaan yang sama, laporan yang dihasilkan akan memiliki format yang serupa.” Ia menjelaskan bahwa tingkat konsistensi dan prediktabilitas ini adalah standar penting dalam pemodelan keuangan.
Platform Meridian mampu terhubung secara bebas dengan berbagai sumber data eksternal dan menyediakan visibilitas yang jelas sepanjang seluruh alur kerja. Hal ini membantu meminimalkan masalah “ilusi” AI, memastikan hasil dapat direproduksi dan distandarisasi. Selain itu, semua asumsi dan proses perhitungan bersifat transparan, memungkinkan lembaga keuangan memenuhi persyaratan regulasi dan audit internal dengan mudah.
John Ling menyatakan, “Tujuan akhir Meridian adalah menghilangkan ‘ketidakpastian’ yang mungkin muncul selama proses AI, menjadikannya alat pendukung pengambilan keputusan yang akurat.” Faktanya, Meridian telah menandatangani kontrak senilai 5 juta dolar AS (sekitar 72 miliar won Korea) dengan klien awal seperti Decagon AI dan OffDeal pada Desember tahun lalu, membuktikan potensi bisnisnya.
Berdasarkan putaran pendanaan ini, Meridian berencana mempercepat pengembangan teknologi dan menargetkan pasar dengan fokus pada perusahaan besar yang menuntut kepatuhan, kecepatan, dan ketelitian. Kemampuannya untuk melampaui sekadar penggabungan AI dan keuangan tradisional, menjadi platform konsep baru yang memenuhi otomatisasi dan auditabilitas secara bersamaan, patut diperhatikan.