Pendiri SpaceX Elon Musk hari ini (9) mengumumkan di platform X bahwa SpaceX telah mengalihkan fokus utama dari Mars ke Bulan, dengan rencana membangun sebuah “kota yang tumbuh sendiri” (self-growing city) dalam waktu kurang dari 10 tahun. Dia menegaskan bahwa Bulan dapat diluncurkan setiap 10 hari (hanya membutuhkan 2 hari untuk sampai), jauh lebih cocok untuk iterasi cepat dibandingkan jendela peluncuran Mars setiap 26 bulan, dan ini adalah “jalan tercepat untuk menjamin masa depan peradaban.”
(Latar belakang: Gerakan IPO terbesar dalam sejarah akan segera dimulai: SpaceX, OpenAI, dan Anthropic memimpin)
(Tambahan latar belakang: Musk mengajukan pertanyaan keras: Bisakah komputer kuantum memecahkan Bitcoin?)
Daftar Isi Artikel
Visi utama SpaceX selalu “mengembangkan kesadaran dan kehidupan ke seluruh bintang,” tetapi peta jalan untuk mencapai tujuan ini hari ini mengalami penyesuaian besar. Elon Musk di platform X menyatakan bahwa SpaceX telah mengalihkan fokus strategis dari Mars ke Bulan, dengan target membangun kota Bulan yang mampu berkembang secara mandiri dalam 10 tahun.
Musk menunjukkan bahwa alasan utama terletak pada perbedaan kecepatan iterasi yang besar. Perjalanan ke Mars harus menunggu orbit Bumi dan Mars yang berkoordinasi setiap 26 bulan (sekitar 6 bulan perjalanan satu arah), sedangkan jendela peluncuran ke Bulan setiap 10 hari, hanya membutuhkan 2 hari untuk sampai. Ini berarti SpaceX dapat menguji, memperbaiki, dan menyempurnakan sistem basis Bulan dengan kecepatan jauh lebih tinggi daripada ke Mars.
Misi SpaceX tetap sama: memperluas kesadaran dan kehidupan seperti yang kita kenal ke bintang-bintang.
Musk menegaskan bahwa misi SpaceX tidak berubah, hanya prioritasnya yang bergeser. Ia menyebutkan bahwa rencana pembangunan kota Mars diperkirakan akan dimulai dalam 5 hingga 7 tahun, tetapi prioritas utama saat ini adalah “menjamin masa depan peradaban,” dan Bulan adalah jalan yang lebih cepat.
Menurut laporan sebelumnya, SpaceX merencanakan menggunakan Starship sebagai kendaraan utama pengangkut dan tempat tinggal, membangun basis permanen di dekat kawah Shackleton di Kutub Selatan Bulan, yang memiliki kondisi pencahayaan hampir terus-menerus dan potensi sumber air es, menjadikannya lokasi ideal untuk pemukiman jangka panjang.
SpaceX telah memberi tahu investor bahwa mereka akan memprioritaskan rencana Bulan, dengan target menyelesaikan verifikasi teknologi pengisian bahan bakar orbit pertama pada Juni 2026, melakukan pendaratan tanpa awak pada Maret 2027, dan membangun basis Bulan awal sebelum 2028. Jadwal ini juga sangat selaras dengan misi pendaratan manusia Artemis III NASA (yang telah ditunda ke pertengahan 2027).
Perlu dicatat bahwa Musk pada 2020 pernah dengan percaya diri menyatakan bahwa SpaceX akan mendaratkan manusia di Mars pada 2026. Kini, janji tersebut tampaknya telah disesuaikan, tetapi para pendukung berpendapat bahwa ini justru mencerminkan pola pikir rekayasa yang realistis dari SpaceX—mengumpulkan pengalaman konstruksi luar angkasa di Bulan yang lebih dekat terlebih dahulu, lalu menerapkan teknologi tersebut ke Mars, yang mungkin justru menjadi jalur terbaik menuju peradaban multi-bplanet.