Pada 6 Februari, dilaporkan bahwa dalam konteks pengetatan lingkungan makro global, Bank of Japan sekali lagi merilis sinyal hawkish, dan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga awal meningkat pesat. Langkah ini diyakini akan semakin menekan tren aset berisiko tinggi dan menambah ketidakpastian baru ke pasar cryptocurrency yang sudah tertekan.
Menurut Bloomberg, anggota dewan Bank of Japan Masu dan Yuki mengatakan bahwa untuk menyelesaikan proses normalisasi kebijakan moneter, perlu terus menaikkan suku bunga acuan untuk menghadapi tekanan inflasi. Dia menekankan bahwa pengendalian inflasi di dekat target 2% tetap menjadi tugas inti. Pernyataan ini memperkuat penilaian pasar bahwa Bank of Japan ketat, dan juga memicu spekulasi tentang kenaikan suku bunga lainnya pada awal April.
Harga pasar swap indeks semalam menunjukkan bahwa investor percaya kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan pada bulan April telah meningkat menjadi sekitar 74%. Keputusan suku bunga bank berikutnya akan diumumkan pada 19 Maret. Kenaikan suku bunga pada Desember tahun lalu, yang berdampak buruk pada aset berisiko global, kini telah merilis sinyal pengetatan lagi, yang dipandang sebagai salah satu faktor makro yang tidak menguntungkan pasar kripto.
Pada saat yang sama dengan koreksi tajam Bitcoin, harga saham perusahaan publik yang memegang aset digital dalam jumlah besar juga terpukul keras. Harga saham MSTR Strategy telah turun tajam dari level tertinggi Juli menjadi sekitar $100, tahap terendah yang menyegarkan. BitMine juga menghadapi kerugian besar yang belum direalisasikan, dan tekanan buku terus meningkat.
Sejak awal tahun ini, harga Bitcoin telah turun hampir 20%. Selain itu, berita pencalonan Trump terhadap Kevin Warsh sebagai ketua baru Federal Reserve juga diartikan sebagai dorongan yang mungkin untuk mengurangi ukuran neraca Amerika Serikat dan semakin memperketat lingkungan likuiditas.
Di bawah superposisi beberapa faktor makro, pasar kripto menghadapi lingkungan eksternal yang lebih kompleks. Bagi investor yang memperhatikan tren harga Bitcoin, perubahan suku bunga makro, dan risiko posisi perusahaan, jalur kebijakan Bank of Japan dapat menjadi variabel penting yang memengaruhi sentimen pasar.
Artikel Terkait
Best Crypto To Invest In as Bitcoin Bounces From $63K Pepeto Set To Make A New Wave Of Millionaires
Permintaan kontrak berjangka Bitcoin menyentuh level terendah tahun 2024: Apakah institusi sedang keluar?
Penambang Bitcoin Publik Teratas MARA Membuka Pintu untuk Likuidasi Cadangan BTC
Threshold Meluncurkan Aplikasi Likuiditas Bitcoin Serba Ada