Venom Foundation, dikenal karena infrastruktur blockchain yang dapat diskalakan dan diatur secara regulasi, telah merilis sketsa rinci untuk menganalisis dan menjelajahi aspek teknologi Web3 dalam menjaga layanan keuangan bebas dari penipuan. Tujuan utama dari publikasi ini adalah untuk memberi tahu pengguna tentang kemungkinan Web3 dalam membawa infrastruktur layanan keuangan yang mulus dan bebas dari penipuan. Venom Foundation adalah perusahaan FinTech yang mengkhususkan diri dalam menghadirkan solusi blockchain berkinerja tinggi dengan menyediakan layanan keuangan yang efisien untuk perusahaan nasional dan internasional.\n\nPada dasarnya, artikel panduan ini mengungkapkan ketidakamanan atau serangan saat ini yang secara drastis merusak ekosistem Web3 sekaligus memberikan tujuh langkah antisipasi untuk meminimalkan dampaknya sampai tingkat tertentu. Artikel panduan ini mengidentifikasi delapan kelompok penipuan dasar yang saat ini menakut-nakuti seluruh ekosistem Web3.\n\nModel Konsensus Hibrida Venom Memperkuat Standar Keamanan Web3\n\nPenipuan ini meliputi serangan phishing, rug pulls, skema Ponzi, operasi pencucian uang, manipulasi pump-and-dump, eksploitasi kontrak pintar, penawaran token palsu, dan poisoning alamat. Sebagai gantinya, inti Web3 menyediakan tujuh solusi teknis yang memastikan pelacakan transaksi secara real-time. Selain itu, mekanisme konsensus terdesentralisasi menghilangkan satu titik kegagalan, audit kontrak pintar wajib, dan abstraksi akun dengan fitur keamanan yang disesuaikan.\n\nSelain itu, sharding dinamis untuk paralelisme memungkinkan deteksi anomali, protokol token standar, dan kemampuan unifikasi sistematis. Lebih jauh lagi, infrastruktur Venom dirancang secara khusus melalui berbagai mekanisme seperti: konsensus hybrid Proof-of-Stake dan Byzantine Fault-Tolerant, yang membutuhkan kesepakatan validator untuk persetujuan transaksi.\n\nJaringan Berkinerja Tinggi Venom Mendefinisikan Ulang Kepercayaan dalam Web3\n\nChristopher Louis Tsu, CEO Venom Foundation, menjelaskan hal ini dengan baik. Dia menjelaskan bahwa, “Transparansi bawaan dari teknologi blockchain telah membalikkan persamaan penipuan. Dalam keuangan tradisional, pelacakan dana ilegal memerlukan perintah pengadilan dan kerja sama lintas batas. Di blockchain publik, siapa pun dapat mengikuti uang secara real-time. Ini tidak menghilangkan penipuan, tetapi secara dramatis meningkatkan biaya dan risiko bagi pelaku jahat.” \n\nJaringan ini secara aktif mengeksplorasi kemampuannya ke seluruh dunia dengan melakukan lebih dari 100000+ transaksi per detik dan juga menyampaikan pesan kuat dengan menetapkan contoh praktis ini. Semua transaksi tersebut dipantau secara cermat untuk memastikan skalabilitas dengan mengaktifkan deteksi penipuan proaktif secara besar-besaran.\n\nSebagai penutup, Venom Foundation melindungi aset pengguna dengan sistem keamanan yang kuat dan mencakup semua aspek, baik itu keamanan, kecepatan, maupun regulasi, sambil meminta biaya yang sangat wajar. Venom Foundation juga menaruh perhatian besar pada lima praktik keamanan praktis untuk pengguna, memanfaatkan dompet perangkat keras untuk kepemilikan besar, tidak pernah bertukar frase seed atau kunci pribadi, memeriksa URL dan alamat dompet dengan hati-hati.