Menurut berita pada 28 Januari, karena stablecoin terus meningkat dalam sistem pembayaran global, regulasi mata uang kripto AS berdiri pada titik kritis. Matt Hougan, chief investment officer Bitwise, baru-baru ini menyatakan bahwa industri kripto AS menghadapi titik balik yang penting, dan prospek yang tidak pasti dari Payment Stablecoin Act dapat sangat memengaruhi bagaimana aset digital diintegrasikan ke dalam sistem keuangan arus utama.
Tujuan inti RUU ini adalah untuk membangun kerangka hukum yang jelas untuk stablecoin yang dipatok ke mata uang fiat. Anggota parlemen berharap dapat meningkatkan keamanan dan transparansi pembayaran kripto dan memberikan jalur kepatuhan yang lebih jelas bagi bank, lembaga pembayaran, dan bisnis. Namun, Hougan memperingatkan bahwa beberapa kelompok industri memiliki keberatan tentang rincian RUU tersebut, dan ketidaksepakatan terkait dapat memperlambat atau bahkan menghambat proses legislatif.
Dari perspektif pasar, penilaian RUU masih terbagi. Menurut data dari platform prediksi, kemungkinan Undang-Undang Stablecoin Pembayaran secara resmi menjadi undang-undang pada tahun 2026 sedikit lebih tinggi dari 50%, yang mencerminkan bahwa investor tidak memiliki konsensus tentang arah regulasi AS. Ketidakpastian ini juga membuat perusahaan berhati-hati tentang apakah akan menerapkan solusi pembayaran stablecoin dalam skala besar.
Meskipun demikian, Hougan menekankan bahwa stablecoin itu sendiri mendorong industri ke depan bahkan dengan tidak adanya undang-undang yang jelas. Menurut data, skala transaksi tahunan stablecoin telah mencapai $33 triliun dan banyak digunakan dalam pembayaran lintas batas, penyelesaian, dan penjadwalan dana, menjadi jembatan penting yang menghubungkan keuangan tradisional dan ekosistem kripto. Keunggulan kecepatan, biaya, dan stabilitasnya terus menarik lebih banyak permintaan bisnis nyata.
Bagi industri, ambiguitas prospek RUU merupakan tantangan sekaligus ujian. Di satu sisi, perusahaan mengharapkan batasan kepatuhan yang lebih jelas; Di sisi lain, inovasi pasar tidak mandek, dan alat pembayaran serta aplikasi keuangan terus berkembang. Hougan percaya bahwa stablecoin akan terus memainkan peran sentral dalam ruang pembayaran digital, terlepas dari perubahan irama peraturan.
Ke depan, arah regulasi stablecoin di Amerika Serikat dapat menjadi salah satu variabel utama yang mempengaruhi perkembangan keuangan kripto global, dan tahun 2026 dapat menjadi simpul penting dalam proses ini.