Investor bergerak menuju masa depan yang lebih digital saat US Treasuries yang ditokenisasi secara resmi melewati angka $10 miliar.
Lonjakan ini menunjukkan bahwa keuangan tradisional dan teknologi blockchain sedang menyatu lebih cepat dari sebelumnya. Aset dunia nyata tidak lagi hanya berupa dokumen fisik yang disimpan di brankas, melainkan kini menjadi token digital yang berpindah di seluruh dunia dalam hitungan detik.
Data terbaru dari RWA.xyz menunjukkan lonjakan lebih dari 7,5% dalam hanya satu minggu, yang membawa nilai total menjadi tepat $10,13 miliar.
Yang menarik, pertumbuhan ini tidak terbatas pada satu sudut ruang crypto saja, karena berbagai blockchain bersaing untuk menjadi tempat penyimpanan aset ini. Ethereum juga memimpin di ruang ini dengan sekitar $5,6 miliar dari total pasar.
US Treasuries yang Ditokenisasi sedang berkembang.
Akan menjadi parabolic.
SEMUANYA DI ONCHAIN🔥⏰ https://t.co/bEsxSnuk0v pic.twitter.com/pNq9oHaUaf
— Chad Steingraber (@ChadSteingraber) 24 Januari 2026
Jaringan lain juga menunjukkan banyak aktivitas. Misalnya, BNB Chain memegang $2,1 miliar sementara Stellar berada di posisi ketiga dengan hampir $699 juta. Bahkan jaringan yang lebih baru seperti Solana dan Aptos sedang membangun ruang mereka sendiri.
Secara keseluruhan, variasi ini menunjukkan bahwa US Treasuries yang ditokenisasi menjadi bagian standar dari seluruh industri.
Beberapa nama besar mendorong angka-angka ini ke atas. Misalnya, Circle USYC saat ini adalah pilihan paling populer.
Produk ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $1,69 miliar dengan BlackRock yang sangat dekat dengan dana BUIDL-nya (yang memegang $1,68 miliar). Produk-produk ini bekerja dengan mengambil dana dari investor dan membeli surat utang Treasury AS yang sebenarnya atau pinjaman jangka pendek.
Ondo Finance juga muncul sebagai pemain besar di bidang ini. Perusahaan ini baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka mendapatkan total nilai terkunci sebesar $2,5 miliar di berbagai produk mereka.
Penawaran khusus mereka, yang disebut Ondo U.S. Dollar Yield (USDY), sekarang memiliki lebih dari $1 miliar sendiri. Ini juga tersedia di sembilan blockchain berbeda, menjadikan Ondo Finance penyedia terbesar baik untuk US Treasuries yang ditokenisasi maupun saham yang ditokenisasi menurut DefiLlama dan RWA.xyz.
Salah satu bagian menarik dari pasar ini adalah siapa yang benar-benar membeli, karena banyak produk memiliki hambatan masuk yang tinggi.
Misalnya, BlackRock BUIDL memerlukan investasi minimum sebesar $5 juta untuk masuk. Dana ini juga menargetkan institusi besar yang menginginkan tempat aman untuk menyimpan uang mereka secara on-chain.
Secara keseluruhan, dana ini menjalani penyaringan ketat untuk memastikan setiap peserta memenuhi syarat.
Namun, pasar mulai terbuka untuk yang lain juga. Ondo USDY, misalnya, menarik investor individu dari luar Amerika Serikat.
Saat ini, mereka memiliki lebih dari 17.000 pemegang dan berfungsi seperti stablecoin, tetapi memberikan hasil. Ini memungkinkan orang biasa mendapatkan manfaat dari keamanan utang pemerintah AS tanpa harus memiliki jutaan dolar modal.
Lalu mengapa orang memilih token ini daripada rekening bank tradisional?
Jawabannya terletak pada fleksibilitas blockchain. Khususnya, pasar tradisional tutup saat akhir pekan dan hari libur, tetapi aset yang ditokenisasi tersedia 24/7. Ini berarti bahwa seorang investor dapat menukar atau menebus token mereka pada pukul tiga pagi hari Minggu jika diperlukan.
Keamanan juga menjadi faktor utama. Token ini didukung oleh pemerintah AS dan dikelola oleh perusahaan terkemuka seperti BlackRock dan Franklin Templeton.
Ini memberi ketenangan pikiran kepada investor. Selain itu, aset ini juga dapat digunakan sebagai jaminan. Alih-alih membiarkan uang tunai diam saja, investor dapat menggunakan US Treasuries yang ditokenisasi untuk mendukung perdagangan atau pinjaman lainnya.