BlockBeats Pesan, 22 Januari, meskipun pasar saham AS terus meningkat di tahun pertama masa jabatan kedua Trump, dukungan politiknya menunjukkan penurunan yang jelas. Survei terbaru dari The Economist dan YouGov menunjukkan bahwa tingkat dukungan Trump saat ini hanya 37%, penolakan 57%, dan dukungan bersih -20%, mencapai titik terendah baru dalam masa jabatannya yang kedua.
Yang perlu diwaspadai adalah adanya gejolak di dalam Partai Republik, di mana tingkat dukungan internal menurun dari 88% menjadi 79% dalam satu minggu. Mayoritas pemilih menyalahkan tarif sebagai penyebab utama inflasi dan biaya hidup yang meningkat, dengan 69% responden percaya bahwa tarif secara langsung menambah pengeluaran.
Dalam kebijakan moneter, masyarakat jelas lebih percaya kepada Federal Reserve daripada Gedung Putih. 44% pemilih percaya pada Powell dalam menetapkan suku bunga, sementara hanya 18% yang percaya pada Trump, menunjukkan keraguan umum terhadap campur tangan Gedung Putih dalam kebijakan moneter.
Geopolitik juga turut mempengaruhi opini publik. Baik rencana “membeli atau mendapatkan secara militer Greenland” maupun tindakan militer terhadap Venezuela ditentang oleh mayoritas pemilih. Analisis menunjukkan bahwa kemakmuran pasar saham belum berubah menjadi modal politik, tekanan harga dan ketidakpastian diplomatik menjadi alasan utama penurunan dukungan Trump.