19 Januari 2026, berita terbaru, selama bertahun-tahun, biaya Gas Ethereum yang tinggi telah menjadi masalah utama yang tidak dapat dihindari oleh pengguna dan pengembang. Selama bull run 2021 dan lonjakan NFT 2024, satu transaksi ETH biasa bisa memerlukan puluhan dolar, dan biaya operasi yang kompleks semakin meningkat, membuat banyak pengguna mundur.
Situasi ini mengalami perubahan mendasar pada tahun 2026. Berdasarkan data terbaru dari Etherscan, hingga Januari 2026, rata-rata biaya Gas Ethereum telah turun menjadi sekitar 0,01 dolar. Penurunan biaya ini bukan karena penurunan penggunaan jaringan, melainkan karena perubahan penting dalam arsitektur teknologi. Penyelesaian upgrade Fusaka pada akhir 2025, peluncuran resmi PeerDAS, dan adopsi luas solusi Layer 2 secara bersama-sama secara signifikan mengurangi kemacetan jaringan utama, sehingga Ethereum secara bertahap berkembang menjadi lapisan penyelesaian yang efisien dan berbiaya rendah.
Penurunan biaya Gas juga mengubah hubungan kompetitif antara ETH dan Solana (SOL). Dulu, Solana unggul berkat biaya rendah dan throughput tinggi, kini Ethereum tidak lagi kalah dalam hal biaya transaksi, dan fokus kompetisi beralih ke keamanan, tingkat desentralisasi, dan kematangan ekosistem. Meskipun Solana masih memiliki keunggulan kecepatan dalam beberapa skenario, kekurangan utama Ethereum yang terkait dengan “biaya tinggi” telah secara substantif diatasi.
Perlu dicatat bahwa biaya Gas yang rendah juga membawa variabel baru. Karena mekanisme pembakaran biaya transaksi melemah, kecepatan penghancuran pasokan ETH melambat, dan saat ini jaringan berada dalam kondisi inflasi ringan. Namun, aktivitas di chain memberikan sinyal yang lebih meyakinkan. Pada 17 Januari 2026, volume transaksi harian Ethereum mencapai 2,6 juta transaksi, memecahkan rekor sejarah, dan jaringan tetap berjalan stabil tanpa kenaikan biaya yang ekstrem.
Di tingkat pasar, hingga saat berita ini ditulis, harga ETH berada di 3.319,87 dolar AS, naik tipis 0,62% dalam 24 jam; sementara SOL berada di 142,26 dolar AS, mengalami koreksi sebesar 1,23%. Co-founder Ethereum Vitalik Buterin juga menyatakan bahwa arsitektur Web3 secara keseluruhan yang diajukan sejak 2014 secara bertahap menjadi kenyataan.
Pada 2026, Ethereum tidak hanya menyelesaikan masalah skalabilitas, tetapi juga menegaskan kembali nilai jangka panjangnya sebagai infrastruktur blockchain inti berdasarkan biaya rendah dan keamanan tinggi.
Artikel Terkait
Machi Big Brother Dilikuidasi Lagi Setelah $250K Pertaruhan Long ETH
ETH naik singkat sebesar 1,30%: transfer besar di on-chain dan konsentrasi likuiditas mendorong harga menembus resistance
ETH menembus 2000 USDT, menunjukkan kenaikan yang signifikan dalam pasar cryptocurrency. Para investor semakin percaya diri, dan volume perdagangan meningkat secara drastis. Analisis teknikal menunjukkan tren bullish yang kuat, dan banyak ahli memperkirakan bahwa harga ETH akan terus melonjak dalam beberapa minggu ke depan. Jangan lewatkan peluang ini untuk memanfaatkan momentum pasar yang sedang berlangsung!
3 Kripto untuk Diinvestasikan pada Maret 2026 — ETH, SOL, dan XRP
Bitcoin, Ethereum, XRP Menguat Saat Arus Masuk ETF Mencapai $458M Di Tengah Krisis Selat Hormuz