Menurut laporan terbaru dari Omdia, Tiongkok sedang menjadi kekuatan utama yang mendorong ekspansi global industri robot humanoid. Pada tahun 2025, jumlah robot cerdas serbaguna yang dikirimkan telah meningkat hampir enam kali lipat, mencerminkan keunggulan dalam skala produksi dan strategi industri yang terkoordinasi dengan baik dari Tiongkok.
Meskipun perusahaan AS seperti Boston Dynamics, Tesla, Figure, dan Agility menonjol dalam teknologi dan kemampuan operasional, mereka masih menghadapi tantangan dalam mempercepat peningkatan produksi agar dapat mengikuti kecepatan produksi dari Tiongkok.
Pada akhir tahun 2025, robot humanoid telah beralih dari tahap uji coba ke produksi uji coba skala besar, menggabungkan produksi massal dari Tiongkok dengan inovasi AI dari AS. Kemajuan dalam kecerdasan buatan, tangan robot yang fleksibel, dan pembelajaran otomatis sedang mempercepat kemampuan aplikasi praktis. Omdia memprediksi pasar robot humanoid global akan meningkat dua kali lipat setiap tahun, mencapai 2,6 juta unit pada tahun 2035, menandai langkah besar dalam industri robot global, sesuai dengan prediksi dari Xinhua.