Pasar bersiap menghadapi putusan tarif Mahkamah Agung yang semakin menimbulkan ketidakpastian, berisiko menyebabkan volatilitas global dan penjualan besar-besaran di pasar kripto.
Mahkamah Agung AS diperkirakan akan memutuskan tentang tarif era Trump hari Rabu ini, dan pasar sedang merasa gugup.
Polymarket dan Kalshi menunjukkan peluang 74% bahwa putusan akan menyatakan tarif ini ilegal. Keputusan melawan tarif ini bisa mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh pasar global, termasuk kripto.
Investor sudah bersiap menghadapi potensi gangguan dan ketidakpastian di berbagai sektor.
Polymarket dan Kalshi memperkirakan sekitar 74% kemungkinan bahwa Mahkamah Agung akan memutuskan tarif Trump ilegal.
Keputusan ini, jika diambil, bisa menciptakan perubahan besar dalam lanskap perdagangan. Putusan melawan tarif ini bisa menyebabkan pengembalian dana yang mungkin mencapai ratusan miliar dolar.
Kompleksitas seputar pengembalian dana tersebut kemungkinan akan menyebabkan kebingungan dan volatilitas dalam sistem keuangan, mempengaruhi pasar domestik dan global.
🚨 HARI RABU INI BISA MENJADI HARI TERBURUK TAHUN 2026
Tarif AS-Dunia: DUMP
Tarif AS-Cina: DUMP
Tarif AS-UE: DUMPPolymarket + Kalshi memperkirakan sekitar 74% kemungkinan Mahkamah Agung akan memutuskan tarif Trump ILLEGAL hari Rabu ini.
Baca lagi.
73%.
Inilah bagian yang buruk.… pic.twitter.com/hEUHv8bpyY
— Wimar.X (@DefiWimar) 12 Januari 2026
Jika tarif dinyatakan ilegal, bisnis dan investor mungkin perlu menavigasi situasi hukum yang membingungkan.
Proses pengembalian dana bisa memakan waktu lama, menciptakan ketidakpastian tambahan bagi perusahaan yang terdampak.
Pada saat yang sama, pemerintah AS mungkin perlu memperkenalkan tarif darurat untuk menggantikan pendapatan yang hilang, berpotensi meningkatkan ketegangan dengan mitra dagang.
Faktor-faktor ini bisa menyebabkan ketidakstabilan luas di seluruh pasar global.
Pasar kripto sangat sensitif terhadap pergeseran ekonomi global, dan putusan melawan tarif bisa mengirimkan gelombang kejutan melalui harga aset digital.
Ketidakpastian yang diciptakan oleh keputusan ini mungkin mendorong investor untuk menjual aset mereka, khawatir akan ketidakstabilan ekonomi.
Akibatnya, harga kripto bisa mengalami penurunan signifikan, terutama mengingat volatilitas yang sering melanda pasar.
Selain itu, kemungkinan tarif baru atau tindakan balasan dari negara lain bisa lebih jauh merusak sentimen pasar.
Investor kripto cenderung bereaksi cepat terhadap berita semacam ini, dan prospek meningkatnya ketegangan perdagangan global bisa mendorong mereka untuk melikuidasi posisi mereka.
Ini bisa memperburuk penurunan di pasar kripto, yang sudah rentan terhadap fluktuasi harga.
Baca Terkait: Keputusan Mahkamah Agung Trump tentang Tarif Bisa Mengguncang Pasar Bitcoin: Inilah Alasannya
Putusan melawan tarif bisa memiliki efek luas pada pasar tradisional seperti saham dan obligasi.
Saat investor bereaksi terhadap keputusan ini, saham bisa mengalami penurunan tajam, terutama di sektor-sektor yang terdampak kebijakan perdagangan.
Pasar obligasi juga bisa merasakan dampaknya, karena ketidakpastian seputar tarif mungkin mendorong investor menjauh dari aset yang lebih berisiko.
Dalam skenario seperti itu, pasar kripto bisa terkena dampak yang lebih besar. Karena sifat spekulatif dari aset digital, mereka sering lebih volatil daripada investasi tradisional.
Jika investor melarikan diri ke aset yang lebih aman sebagai respons terhadap putusan ini, pasar kripto bisa mengalami penjualan besar-besaran.
Perubahan cepat dalam sentimen ini bisa menyebabkan penurunan dramatis, menimbulkan stres lebih lanjut bagi pemilik kripto.
Keputusan Mahkamah Agung tentang tarif ini bisa menjadi momen penting bagi pasar global.
Investor, terutama di ruang kripto, harus bersiap menghadapi potensi dampak jika tarif dinyatakan ilegal.