TRON (TRX) sedang menegaskan posisinya sebagai salah satu platform pembayaran stablecoin terkemuka, berkat nilai aplikasi praktis yang tinggi dan tingkat penggunaan yang semakin luas. Menurut laporan terbaru dari Coin Photon, transaksi USDT saat ini mendominasi sebagian besar total transaksi mingguan di jaringan TRON, menunjukkan peran sentral platform ini dalam ekosistem pembayaran menggunakan stablecoin.
Tidak hanya itu, mekanisme pembakaran biaya yang efisien dikombinasikan dengan aktivitas staking yang semakin dinamis telah berkontribusi memperkuat dan meningkatkan nilai protokol. Yang menarik, platform pembayaran digital Wirex juga baru saja mengumumkan peluncuran lapisan pembayaran on-chain sepenuhnya di atas TRON, membuka pendekatan baru untuk kegiatan pengeluaran harian, sekaligus mendorong penerapan jaringan ini dalam kehidupan nyata.
Grafik mingguan TRX/USDT | Sumber: TradingViewGrafik mingguan menunjukkan TRX masih bergerak dalam struktur kenaikan yang kokoh. Gelombang kenaikan dari Maret hingga Agustus telah mendorong harga menembus dari 0,21 USD menjadi 0,37 USD. Menjelang akhir tahun, pasar memasuki fase koreksi, membawa harga kembali menguji level Fibonacci 61,8% di sekitar 0,272 USD — sebuah area support teknikal yang penting.
Setelah proses pengujian selesai, TRX dengan cepat rebound, memperkuat prospek pertumbuhan jangka panjang. Perkembangan ini membuka peluang bagi trader yang mengikuti tren jangka menengah untuk mempertimbangkan strategi beli (Long) dalam waktu dekat.
Dari indikator, OBV menunjukkan kenaikan yang lambat namun konsisten sejak November, menunjukkan arus uang masuk tetap stabil. Sementara itu, RSI pada kerangka mingguan naik ke wilayah 51, mencerminkan momentum kenaikan yang mulai terbentuk dan menyebar di kerangka waktu yang lebih besar.
Ini adalah skenario yang perlu diwaspadai oleh trader. Level 0,30 USD bukan hanya merupakan resistance psikologis yang kuat, tetapi juga pernah berperan sebagai zona supply yang signifikan dalam dua minggu pertama November.
Pada saat artikel ini dibuat, TRX sudah ditolak di kerangka waktu yang lebih rendah pada hari Sabtu (tanggal 10/1). Meskipun harga sempat naik ke 0,3025 USD, kekuatan beli dengan cepat melemah, menyebabkan TRX berbalik turun 1,19% ke sekitar 0,2990 USD.
Lebih dari itu, momentum Bitcoin (BTC) menunjukkan tanda-tanda melambat dalam beberapa hari terakhir. Dalam skenario di mana BTC mengalami koreksi dan kehilangan support di 89.000 USD, pasar kemungkinan besar akan menyaksikan peningkatan tekanan jual, yang berpotensi menimbulkan risiko penurunan harga bagi token TRON.
Grafik harian TRX/USDT | Sumber: TradingView Level 0,3012 USD menandai puncak fluktuasi penting yang terbentuk di awal November pada grafik harian.
Dalam konteks struktur kenaikan yang tetap dipertahankan di grafik mingguan dan kemungkinan terjadinya breakout yang semakin jelas, trader dapat bersabar menunggu harga menembus dan merebut kembali level 0,3012 USD, serta mengonfirmasi area ini sebagai support yang kokoh sebelum mempertimbangkan membuka posisi beli.
Jika skenario positif terwujud, target harga berikutnya secara berurutan berada di 0,324 USD dan 0,347 USD. Sebaliknya, jika harga kehilangan level 0,29 USD, prospek kenaikan akan terganggu, dan pasar harus menilai ulang tren saat ini.
Artikel Terkait
GROK Corrects to $0.0004846, Gets Ready for Next Leg Up With 100% Spike Ahead: Analyst
Aave Price Holds Near $111 After $27M Liquidation Error Shakes DeFi
Cardano Price Holds Above $0.26 as Upgrade Buzz Builds Toward $0.30
Cardano’s 307% Rally Started With This Signal – And ADA Price Just Flashed It Again
XRP Price Structure Tightens While Heatmap Highlights $1.30 Liquidity Zone
Billionaire Investor Stanley Druckenmiller Bullish on Stablecoin Growth