Untuk investor yang bergelombang di tengah kebisingan pasar cryptocurrency, ‘TokenPost Academy’ yang berpengalaman selama 8 tahun akan menyediakan standar investasi yang sebenarnya. Kami mengundang Anda untuk memulai perjalanan kelas master tujuh tahap yang menantang dengan mengganti ‘perasaan’ dengan ‘data’, dan ‘keberuntungan’ dengan ‘kemampuan’, di mana hanya 1% teratas yang berhasil.[Pengantar]
“Begitu melihat grafik, langsung pusing. Tidak bisa membedakan apakah harga akan naik atau turun.”
Ini adalah pengalaman pemula saat pertama kali berinteraksi dengan grafik lilin. Pasar cryptocurrency adalah pasar yang sangat bising dengan puluhan kali fluktuasi harga setiap hari. Ada satu alat yang dapat menghilangkan kebisingan ini dan secara jelas menunjukkan arah pergerakan pasar. Alat itu adalah ‘Moving Average’.
◆ Garis hidup dan garis kemakmuran: Garis 20 hari dan garis 200 hari
Moving Average adalah rata-rata harga selama beberapa hari terakhir. Di antara banyak garis rata-rata, ada dua garis yang paling dipercaya oleh trader.
Garis 20 hari: Menunjukkan tren jangka pendek. Dalam tren naik, harga akan bergerak mengikuti garis 20 hari. Jika garis ini ditembus, kemungkinan terjadi koreksi jangka pendek. Ini juga merupakan garis tengah Bollinger Bands.
Garis 200 hari: Merupakan patokan untuk menilai tren jangka panjang. Jika harga Bitcoin berada di atas garis 200 hari, dianggap sebagai ‘pasar bullish’; jika di bawahnya, dianggap sebagai ‘pasar bearish’. Investor institusi juga menggunakan garis ini sebagai patokan penting saat menempatkan dana.
◆ Kebenaran dari Golden Cross: “Konfirmasi sebelum masuk pasar”
Ketika garis rata-rata jangka pendek menembus ke atas garis rata-rata jangka panjang, disebut ‘Golden Cross’. Ini dianggap sebagai sinyal kenaikan yang kuat. Sebaliknya, situasi ini disebut ‘Death Cross’.
Namun, hindari kepercayaan buta. Moving Average adalah indikator ‘lagging’ yang didasarkan pada data masa lalu. Ketika Golden Cross muncul, harga mungkin sudah naik cukup jauh dari dasar. Oleh karena itu, daripada menganggapnya sebagai waktu untuk membeli, lebih bijaksana menggunakannya sebagai sinyal konfirmasi bahwa ‘tren telah dipastikan naik’.
◆ Indikator bantu hanyalah ‘bantuan’
Selain Moving Average, ada indikator bantu seperti RSI. Jika RSI melewati 70, dianggap overbought; di bawah 30, dianggap oversold. Tetapi yang paling penting tetaplah ‘harga’ dan ‘volume perdagangan’. Indikator bantu hanyalah navigator yang membantu Anda menilai, sedangkan kemudi harus dikendalikan oleh Anda sendiri.
Jika Anda mampu membaca kemiringan dan susunan Moving Average, Anda tidak akan tersesat meskipun dalam badai. Matikan kebisingan grafik dan ikuti arusnya.
👉 [Master Grafik] Dari pengaturan Moving Average hingga penggunaan RSI, serta menangkap titik beli dan jual dalam praktik. Untuk memahami teknik membaca grafik yang sebenarnya, selesaikan pembelajaran di TokenPost Academy ‘Tahap 4: The Trader’.
:)
Artikel Terkait
3 Green Days Power Strong Crypto ETF Week as Bitcoin ETFs Add $787 Million
ETF Bitcoin mengalami aliran keluar harian sebesar $35,9 juta sementara ETF Solana terus pertumbuhan mingguan
Bitcoin Under nilai dibandingkan emas: Analis memberi sinyal kenaikan di depan
Perusahaan Cadangan Bitcoin ProCap Menambah $31 Juta BTC Saat Pembelian Kembali Saham Meningkat