Apa Arti Tindakan Darurat SEC AS dalam Menghentikan ETF Leverage Berisiko Tinggi bagi Pasar Cryptocurrency?

Pasar
Diperbarui: 04/12/2025 06:44

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah mengirimkan surat peringatan kepada beberapa penyedia exchange-traded fund (ETF), termasuk Direxion, ProShares, dan Tidal, secara eksplisit menghentikan pengajuan ETF leveraged yang ingin menawarkan eksposur lebih dari 200% terhadap aset dasar mereka.

Tindakan regulasi ini secara langsung menargetkan gelombang pengajuan ETF ultra-leveraged yang meningkat setelah pemilihan presiden AS 2024. Pengajuan tersebut bertujuan memberikan eksposur harian tiga hingga lima kali untuk aset berfluktuasi tinggi seperti Bitcoin dan Ethereum.

01 Pengetatan Regulasi: Batasan Jelas SEC terhadap ETF Leveraged

Pada 3 Desember 2025, SEC mengambil langkah tegas dengan mengirimkan surat peringatan kepada sembilan penyedia ETF utama, secara efektif memblokir dana baru yang berencana menawarkan eksposur harian tiga hingga lima kali terhadap saham dan mata uang kripto.

Perusahaan yang terdampak mencakup penerbit terkenal seperti Direxion, ProShares, Tidal Financial, dan GraniteShares. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam sikap regulator terhadap leverage ekstrem pada produk investasi.

Menurut Bloomberg, SEC merilis surat peringatan tersebut pada hari yang sama saat surat itu disusun. Tindakan yang "sangat cepat" ini menunjukkan urgensi pejabat SEC dalam menyampaikan kekhawatiran mereka terkait produk leveraged kepada publik investor.

02 Batasan Aturan: Batas Leverage 18f-4

Pelanggaran utama yang disebutkan dalam surat peringatan SEC adalah pelanggaran terhadap Aturan 18f-4 berdasarkan Investment Company Act tahun 1940. Aturan ini menetapkan batas eksposur risiko dana sebesar 200% dari nilai risikonya, menggunakan aset tanpa leverage sebagai tolok ukur.

SEC menegaskan dalam suratnya: "Portofolio referensi yang ditetapkan oleh dana memberikan tolok ukur tanpa leverage untuk membandingkan portofolio leveraged dana, guna menentukan risiko leverage dana sesuai aturan ini."

Secara praktik, regulasi ini membatasi leverage sebagian besar ETF tidak lebih dari dua kali (2x) pergerakan harian aset dasar. Setiap leverage di atas ambang ini memerlukan persetujuan khusus dan protokol manajemen risiko yang lebih ketat.

03 Proposal Agresif: Pengajuan ETF Leveraged 5x yang Dihentikan

Di antara berbagai pengajuan, Volatility Shares mengajukan proposal paling agresif, meminta persetujuan untuk meluncurkan ETF leveraged 5x yang terhubung dengan Bitcoin, Ethereum, Tesla, dan Nvidia.

Produk-produk ini akan mengubah pergerakan harian 10% menjadi keuntungan atau kerugian 50% bagi investor, mewakili leverage tertinggi yang pernah diajukan di pasar ETF AS.

Perusahaan tersebut mengajukan 27 aplikasi ETF berbeda, termasuk produk yang mencakup Solana, XRP, Coinbase, dan MicroStrategy, serta token dan perusahaan lainnya.

04 Konteks Pasar: Kondisi Leverage Kripto yang Tidak Terkendali

Tindakan SEC ini terjadi setelah kejatuhan pasar kripto pada Oktober, yang memicu likuidasi leveraged senilai $20 miliar—peristiwa likuidasi satu hari terbesar dalam sejarah kripto.

"Leverage jelas sudah di luar kendali," komentar analis Kobeissi Letter menanggapi peringatan SEC. Data Glassnode menunjukkan jumlah likuidasi dalam siklus pasar ini hampir tiga kali lipat dibandingkan siklus sebelumnya.

Saat ini, rata-rata likuidasi harian mencapai $68 juta untuk posisi long dan $45 juta untuk posisi short, jauh di atas siklus sebelumnya yang masing-masing sebesar $28 juta dan $15 juta.

05 Perbedaan ETF Leveraged dengan Derivatif Tradisional

ETF leveraged beroperasi secara berbeda dari derivatif leveraged tradisional. Mereka menghindari masalah umum pada derivatif kripto, seperti margin call dan likuidasi otomatis.

Namun, di pasar bearish atau sideways, kebutuhan rebalancing harian dapat menyebabkan kerugian menumpuk lebih cepat daripada keuntungan. Akibatnya, ETF leveraged tetap dapat menimbulkan risiko signifikan bagi investor.

06 Dampak Industri dan Prospek ke Depan

Dengan sikap tegas SEC, para penerbit ETF kini dihadapkan pada pilihan: menyesuaikan strategi agar sesuai dengan batas leverage yang ada atau menarik pengajuan mereka sepenuhnya.

Beberapa perusahaan telah mulai mengubah pendekatan mereka. Awal tahun ini, Direxion meluncurkan Direxion Titans Leveraged and Inverse ETF, menawarkan eksposur 2x dan inverse 2x ke sektor populer seperti teknologi dan energi, dengan mekanisme rebalancing kuartalan.

Analis Morningstar, Brian Amor, mengungkapkan bahwa lebih dari setengah ETF leveraged yang diluncurkan dalam beberapa tahun terakhir telah berhenti beroperasi secara permanen. Tingkat kegagalan yang tinggi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi produk tersebut di lingkungan pasar yang volatil.

07 Implikasi bagi Investor Kripto

Bagi investor kripto sehari-hari, tindakan SEC ini mengirimkan pesan jelas: regulator berhati-hati terhadap produk leverage ekstrem dan semakin fokus pada perlindungan investor serta stabilitas pasar.

Meski kepemimpinan SEC saat ini umumnya mendukung aset kripto, pejabat tampaknya tidak bersedia berkompromi terkait batas leverage yang dapat mengancam stabilitas pasar.

Di platform seperti Gate, investor dapat fokus pada produk ETF spot Bitcoin yang teregulasi. Sebagai contoh, ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO) memiliki nilai aset bersih (NAV) sebesar $13,47 dan total aset bersih $2,354 miliar per 2 Desember 2025.

Produk ETF Harga/NAV Terbaru Total Aset Bersih Rasio Leverage Data per
ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO) $13,47 (NAV) $2,354 miliar Tanpa leverage 02-12-2025
ProShares UltraPro QQQ Data tidak tersedia $3,13 miliar 3x (indeks) Tidak disebutkan

Investor perlu memahami bahwa leverage 2x kini menjadi batas praktis untuk sebagian besar produk ETF. Mereka yang berharap dana ETF kripto atau ekuitas dengan leverage 5x segera hadir di pasar AS perlu menyesuaikan ekspektasi.

Prospek

Dengan SEC menarik garis tegas soal leverage, Volatility Shares dan penerbit lainnya terpaksa menghentikan 27 pengajuan ETF agresif mereka. Demam pasar akan leverage ekstrem untuk sementara diredam oleh kehati-hatian regulator.

Di Gate, investor kini mengalihkan perhatian ke ETF spot dan derivatif yang sesuai regulasi. ProShares Bitcoin ETF (BITO) saat ini mengelola aset sebesar $2,354 miliar, dan tren harganya menawarkan wawasan terkait arus modal institusional.

Kerangka regulasi yang semakin ketat bisa jadi merupakan "pelajaran disiplin" yang dibutuhkan pasar kripto seiring kematangannya melewati fase awal perkembangannya.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten