Miliarder Grant Cardone Umumkan Rencana Meluncurkan Perusahaan Real Estat Bitcoin Terbesar di Dunia pada 2026

Pasar
Diperbarui: 30/12/2025 08:50

Sebuah perkembangan besar baru saja mengguncang dunia investasi—pada 30 Desember 2025, miliarder Amerika sekaligus pengusaha properti, Grant Cardone, mengumumkan rencana untuk meluncurkan perusahaan real estat Bitcoin terbesar di dunia pada 2026.

"Kami akan menciptakan perusahaan treasury Bitcoin publik terbesar di dunia," ujar Cardone. "Kami akan menggunakan arus kas dari properti—pendapatan sewa bulanan dan depresiasi—untuk membeli Bitcoin." Dijuluki sebagai "Michael Saylor berikutnya," Cardone berambisi memadukan arus kas stabil dari properti tradisional dengan potensi apresiasi jangka panjang Bitcoin, serta memelopori model investasi "aset ganda" yang inovatif.

Rencana Ambisius Cardone

Visi Cardone bukanlah keputusan spontan. Sejak Juni 2025, Cardone Capital telah mengambil langkah awal dengan menambahkan sekitar 1.000 Bitcoin ke neracanya, menjadikannya perusahaan terintegrasi pertama yang secara mendalam menggabungkan properti dengan aset Bitcoin.

Berdasarkan cetak biru terbarunya, perusahaan Cardone akan secara sistematis mengakumulasi Bitcoin dengan memanfaatkan arus kas stabil dari properti—pendapatan sewa bulanan yang berkelanjutan dan depresiasi aset. "Sejak Maret tahun ini, kami telah menyelesaikan lima transaksi. Pada akhir tahun depan, kami akan mengumpulkan 3.000 Bitcoin," ungkap Cardone dalam sebuah video. Jika berhasil, perusahaannya akan menjadi "treasury Bitcoin berbasis properti" terbesar di dunia.

Model Baru: Properti + Bitcoin

Berbeda dengan pendiri MicroStrategy, Michael Saylor, yang hanya mengandalkan laba perusahaan dan penerbitan utang untuk membeli Bitcoin, pendekatan Cardone menawarkan keunggulan tersendiri. "Ini seperti model Michael Saylor, tapi kami memiliki arus kas nyata," tegas Cardone.

Cardone Capital berdiri di atas fondasi yang kokoh. Laporan menyebutkan grup ini memiliki 14.200 unit hunian dan lebih dari 500.000 kaki persegi ruang kantor kelas A. Dengan portofolio aset fisik sebesar itu, perusahaan menghasilkan arus kas yang stabil dan dapat diprediksi—arus kas yang dapat langsung dikonversi menjadi daya beli Bitcoin. Cardone secara terbuka menyatakan bahwa pasar properti memiliki kelemahan mendasar, dan ia berencana memperbaikinya dengan "model properti/BTC." Pendekatan hibrida ini bertujuan menggabungkan volatilitas rendah dan keuntungan pajak dari properti dengan potensi pertumbuhan jangka panjang Bitcoin.

Denyut Pasar Kripto

Pengumuman Cardone hadir di tengah volatilitas pasar kripto yang meningkat. Berdasarkan data pasar Gate, per 30 Desember 2025, BTC/USDT diperdagangkan di $87.896,1, turun 2% dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Gate Wrapped BTC yang mengikuti pergerakan harga Bitcoin juga menunjukkan tren serupa. GTBTC/USDT diperdagangkan di $88.063,0, juga turun 2% dalam 24 jam terakhir.

Analis pasar mencatat bahwa pernyataan Cardone dapat memunculkan ekspektasi baru atas permintaan institusional terhadap Bitcoin. Terutama di tengah koreksi pasar saat ini, model "pembelian dengan arus kas" ini dipandang sebagai potensi mekanisme penopang harga jangka panjang.

Harga Token dan Prospek ke Depan

Berdasarkan data terbaru dari platform Gate, berikut analisis singkat untuk aset terkait. Gate Wrapped BTC saat ini diperdagangkan di $88.063,0, dengan rekor tertinggi sepanjang masa di $125.918,6. Meski harga jangka pendek dipengaruhi sentimen pasar, prospek jangka panjang sangat terkait dengan narasi dan tingkat adopsi Bitcoin secara luas. Target Cardone untuk mengakumulasi 3.000 Bitcoin hingga akhir 2026, jika tercapai, akan berarti permintaan ratusan juta dolar AS hanya dari satu perusahaan. Lebih penting lagi, jika model Cardone terbukti berhasil, hal ini dapat menginspirasi raksasa properti lain dan bisnis arus kas tradisional untuk mengikuti jejaknya, sehingga berpotensi memicu gelombang pembelian institusional Bitcoin secara berkelanjutan. Ini bukan sekadar inovasi strategi investasi, tetapi juga pergeseran besar dalam filosofi alokasi aset.

Deklarasi Grant Cardone menandai dimulainya era investasi baru. Meski ia memposisikan diri sebagai "Michael Saylor berikutnya," model bisnis yang ia usung justru lebih membumi—menggunakan arus kas nyata dari aset fisik untuk membangun penyimpanan nilai di dunia digital. Saat ditanya tentang pendekatan barunya, Cardone merangkum dengan singkat: "Inilah model baru: properti plus Bitcoin." Frasa ini bisa jadi akan menjadi penanda utama investasi lintas sektor di tahun-tahun mendatang. Bagi investor sehari-hari, langkah ini bukan sekadar mengikuti harga Bitcoin itu sendiri; melainkan memahami "reaksi kimia" baru yang tercipta dari perpaduan aset tradisional dan digital. Di platform seperti Gate, investor dapat memantau pergerakan harga BTC dan GTBTC secara real time serta menyaksikan langsung eksperimen finansial yang dipimpin miliarder ini.

Menjelang 2026, apakah perusahaan properti Bitcoin milik Cardone akan benar-benar meluncur sesuai jadwal dan memenuhi janjinya akan menjadi jendela penting untuk melihat bagaimana modal tradisional semakin dalam menembus dunia kripto.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten