Standar Nasional “Terminologi dan Klasifikasi Makanan Pra-cetak” (Draft Revisi) telah dibuka untuk mendapatkan masukan dari masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, industri makanan pra-cetak berkembang pesat, mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat, dan sangat diperlukan untuk melakukan pengaturan ilmiah dan panduan yang efektif terhadap industri ini. Standar ini terbagi menjadi dua bagian utama: terminologi dan klasifikasi. Pada bagian terminologi, telah disusun 20 istilah, termasuk 6 istilah umum dan 14 istilah teknis. Di antaranya, istilah umum seperti bahan utama, bahan pelengkap, bumbu, pengawet, dan lain-lain, terutama untuk memperjelas komponen dan bahan penyusun makanan pra-cetak. Istilah teknis meliputi proses seperti pemotongan, pengadukan, penggulungan, menumis, menggoreng, dan memanggang, yang menjelaskan istilah utama dari aspek proses pengolahan dan metode pengolahan. Pada bagian klasifikasi, fokus utama adalah pada penyesuaian dengan standar dan regulasi terkait keamanan pangan yang berlaku, membagi makanan pra-cetak berdasarkan bahan utama, proses pra-cetak, metode penyimpanan dan pengangkutan, cara pengemasan, serta cara penyajian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
《Istilah dan Klasifikasi Masakan Siap Saji》(Draft Konsultasi Publik) Mengumpulkan Masukan
Standar Nasional “Terminologi dan Klasifikasi Makanan Pra-cetak” (Draft Revisi) telah dibuka untuk mendapatkan masukan dari masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, industri makanan pra-cetak berkembang pesat, mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat, dan sangat diperlukan untuk melakukan pengaturan ilmiah dan panduan yang efektif terhadap industri ini. Standar ini terbagi menjadi dua bagian utama: terminologi dan klasifikasi. Pada bagian terminologi, telah disusun 20 istilah, termasuk 6 istilah umum dan 14 istilah teknis. Di antaranya, istilah umum seperti bahan utama, bahan pelengkap, bumbu, pengawet, dan lain-lain, terutama untuk memperjelas komponen dan bahan penyusun makanan pra-cetak. Istilah teknis meliputi proses seperti pemotongan, pengadukan, penggulungan, menumis, menggoreng, dan memanggang, yang menjelaskan istilah utama dari aspek proses pengolahan dan metode pengolahan. Pada bagian klasifikasi, fokus utama adalah pada penyesuaian dengan standar dan regulasi terkait keamanan pangan yang berlaku, membagi makanan pra-cetak berdasarkan bahan utama, proses pra-cetak, metode penyimpanan dan pengangkutan, cara pengemasan, serta cara penyajian.