Pasar valuta New York menyaksikan kekuatan pembelian safe haven: Indeks dolar menguat setelah empat kali penurunan berturut-turut

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar valuta di New York menunjukkan perubahan yang jelas dalam preferensi risiko pasar. Kejatuhan besar di pasar saham AS memicu meningkatnya sentimen perlindungan, mendorong aset safe haven tradisional seperti yen dan franc Swiss menjadi pemenang utama dalam pergerakan kali ini. Indeks dolar Bloomberg berhasil stabil setelah empat hari berturut-turut melemah, dan pelaku pasar sedang memantau data CPI AS yang akan dirilis Jumat ini, yang akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah pergerakan nilai tukar selanjutnya.

Sentimen perlindungan mendominasi, Indeks Dolar stabil setelah tekanan

Penurunan tajam di pasar saham AS menjadi faktor langsung yang memicu volatilitas di pasar valuta New York kali ini. Dalam suasana risiko yang semakin menghindar, pasangan USD/JPY turun lebih dari 0,3%, diperdagangkan di level 152,75; sementara USD/CHF juga turun 0,32% menjadi 0,7691. Aliran pembelian safe haven ini menyebabkan yen menguat selama empat hari berturut-turut, mencatat rekor kenaikan terpanjang sejak akhir tahun lalu. Sementara itu, franc Swiss, sebagai aset safe haven paling aman di dunia, juga mendapatkan daya tarik mengikuti yen.

Diversifikasi mata uang G-10 semakin tajam, mata uang komoditas melemah secara kolektif

Dalam tren yang didominasi oleh sentimen perlindungan, mata uang G-10 menunjukkan perbedaan kekuatan yang mencolok. GBP/USD sedikit melemah 0,1%, diperdagangkan di 1,3621, menandai tiga hari berturut-turut mengalami penurunan, sejalan dengan data pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal keempat yang tidak memenuhi ekspektasi. Sementara itu, mata uang komoditas tampil lebih lemah—AUD/USD turun paling signifikan, sebesar 0,55% menjadi 0,7088, menjadi mata uang G-10 dengan penurunan terbesar. Sebaliknya, USD/CAD justru menguat untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di 1,3613.

Imbal hasil obligasi AS menurun memberi sinyal, prospek ekonomi penuh ketidakpastian

Performa pasar obligasi semakin menguatkan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi. Imbal hasil obligasi AS menurun di seluruh kurva, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun turun lebih dari 7 basis poin, sementara penerbitan obligasi 30 tahun tetap menarik permintaan yang kuat, menunjukkan ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga jangka panjang cukup konsisten. Jumlah klaim pengangguran awal yang baru di AS minggu lalu sedikit menurun, tetapi perbaikan ini sebagian disebabkan oleh basis data yang tidak normal akibat cuaca ekstrem di musim dingin sebelumnya. Secara keseluruhan, kondisi pasar di New York saat ini mencerminkan sikap hati-hati terhadap prospek pertumbuhan global, dan penguatan aset safe haven adalah manifestasi langsung dari sikap tersebut.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)