Perluasan pembiayaan sosial tahun lalu mencapai CNY 35,6 triliun, didorong terutama oleh penerbitan obligasi pemerintah dan kegiatan pendanaan perusahaan. Namun, di balik pertumbuhan headline terdapat pola yang mengkhawatirkan: kesenjangan yang semakin melebar antara metrik pasokan uang M2 dan M1 menandakan melemahnya permintaan dari sektor swasta. Ketika uang broad (M2) melebihi uang transaksi (M1), biasanya mencerminkan modal yang diam saja daripada beredar melalui ekonomi riil. Kemacetan moneter ini menunjukkan bahwa bisnis dan konsumen tidak mengerahkan dana secara agresif, sebuah tanda bahaya untuk momentum ekonomi yang sebenarnya dan penyerapan likuiditas di seluruh pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SandwichTrader
· 2jam yang lalu
35万亿 terdengar mengesankan, sebenarnya uang semuanya tidur nyenyak di sana
Lihat AsliBalas0
ServantOfSatoshi
· 2jam yang lalu
35.6万亿 terdengar keren, tapi masalah sebenarnya adalah M2>M1, uang hanya diam saja...
Lihat AsliBalas0
GateUser-5854de8b
· 3jam yang lalu
35.6万亿 terdengar mengerikan, sebenarnya hanya didukung oleh obligasi pemerintah, mengapa sektor swasta masih begitu lemah?
Lihat AsliBalas0
GhostWalletSleuth
· 3jam yang lalu
35.6万亿 terdengar mengesankan, tetapi selisih M2 dan M1 yang sebesar ini benar-benar luar biasa, uang semuanya sudah mati, kan?
Perluasan pembiayaan sosial tahun lalu mencapai CNY 35,6 triliun, didorong terutama oleh penerbitan obligasi pemerintah dan kegiatan pendanaan perusahaan. Namun, di balik pertumbuhan headline terdapat pola yang mengkhawatirkan: kesenjangan yang semakin melebar antara metrik pasokan uang M2 dan M1 menandakan melemahnya permintaan dari sektor swasta. Ketika uang broad (M2) melebihi uang transaksi (M1), biasanya mencerminkan modal yang diam saja daripada beredar melalui ekonomi riil. Kemacetan moneter ini menunjukkan bahwa bisnis dan konsumen tidak mengerahkan dana secara agresif, sebuah tanda bahaya untuk momentum ekonomi yang sebenarnya dan penyerapan likuiditas di seluruh pasar.