Belakangan ini banyak orang bertanya kepada saya, apa fokus utama saat ini? Jujur saja, pasar tidak kekurangan konsep dan gimmick, yang benar-benar langka adalah mereka yang benar-benar dapat digunakan dan mampu beroperasi secara berkelanjutan di tingkat dasar. Itulah sebabnya saya mulai mendalami penelitian tentang jalur penyimpanan—sebuah arah yang sangat diremehkan oleh pasar.
Dalam dunia Web3, pandangan orang sering tertuju pada DeFi, L2 scaling, hingga aplikasi AI yang sedang tren. Tapi ada satu masalah yang jarang diperhatikan: data yang dihasilkan oleh aplikasi ini setiap hari, sebenarnya disimpan di mana secara aman dan terdesentralisasi? Masalah ini terlihat dasar, tetapi berkaitan dengan keberlanjutan ekosistem Web3 secara keseluruhan.
Pertama kali saya mengenal Walrus, yang paling berkesan bukanlah inovasinya, melainkan rasa "cocok" yang saya rasakan. Ia tidak peduli untuk menciptakan suasana pasar jangka pendek, melainkan benar-benar menyelesaikan masalah dasar yang sudah lama ada dan selalu diabaikan.
Dari segi arsitektur teknologi, Walrus jauh dari sekadar menyalin proyek penyimpanan terdesentralisasi lainnya. Ia melakukan desain ulang lengkap dalam hal ketersediaan tinggi, verifikasi data, dan kompatibilitas dengan aplikasi di chain. Ini akan berdampak mendalam pada aplikasi AI di masa depan, proyek DePIN, GameFi, bahkan inovasi RWA. Prinsipnya sangat sederhana: jika data itu sendiri tidak dapat diverifikasi dan kurang dapat diandalkan, maka apapun aplikasi dan cerita yang dibangun di atasnya hanyalah bangunan di atas awan.
Satu hal yang saya anggap sangat penting adalah, dalam desain token, Walrus tidak mengikuti pola umum. Ia tidak menjadikan token sekadar "barang transaksi", melainkan berusaha agar token benar-benar terintegrasi ke dalam mekanisme operasional jaringan dan struktur insentifnya. Dengan kata lain, selama jaringan digunakan, token memiliki kebutuhan nyata, bukan hanya bergantung pada fluktuasi harga yang didorong oleh dana jangka pendek untuk menjaga ekosistem.
Lalu, proyek seperti Walrus ini cocok untuk siapa?
Jawaban saya adalah: cocok untuk mereka yang tidak terburu-buru dan bersedia menyiapkan infrastruktur terlebih dahulu.
Dalam pasar yang didorong oleh emosi jangka pendek, proyek seperti Walrus biasanya membutuhkan waktu agar benar-benar dipahami. Tapi begitu nilainya terbukti, siklus pelepasan potensinya juga akan relatif lebih panjang. Apakah token ini undervalued atau tidak, waktu yang akan menjawab. Saya sudah memutuskan untuk terus memantau arah ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SerumSquirrel
· 5jam yang lalu
Lini penyimpanan memang tertidur, tapi masalahnya... sekarang masuk pasar mungkin belum terlambat, kan?
Lihat AsliBalas0
FUDwatcher
· 5jam yang lalu
Penyimpanan ini memang sudah lama tidak aktif, sejujurnya, ide Walrus ini agak berbeda.
Lihat AsliBalas0
GateUser-74b10196
· 5jam yang lalu
Penyimpanan memang mudah diabaikan, tetapi sejujurnya, keberlakuan data yang dapat diverifikasi adalah hal yang utama
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 5jam yang lalu
Memang, infrastruktur ini selalu menjadi tambang emas yang diabaikan, dan sekarang baru menyadarinya, belum terlambat.
Belakangan ini banyak orang bertanya kepada saya, apa fokus utama saat ini? Jujur saja, pasar tidak kekurangan konsep dan gimmick, yang benar-benar langka adalah mereka yang benar-benar dapat digunakan dan mampu beroperasi secara berkelanjutan di tingkat dasar. Itulah sebabnya saya mulai mendalami penelitian tentang jalur penyimpanan—sebuah arah yang sangat diremehkan oleh pasar.
Dalam dunia Web3, pandangan orang sering tertuju pada DeFi, L2 scaling, hingga aplikasi AI yang sedang tren. Tapi ada satu masalah yang jarang diperhatikan: data yang dihasilkan oleh aplikasi ini setiap hari, sebenarnya disimpan di mana secara aman dan terdesentralisasi? Masalah ini terlihat dasar, tetapi berkaitan dengan keberlanjutan ekosistem Web3 secara keseluruhan.
Pertama kali saya mengenal Walrus, yang paling berkesan bukanlah inovasinya, melainkan rasa "cocok" yang saya rasakan. Ia tidak peduli untuk menciptakan suasana pasar jangka pendek, melainkan benar-benar menyelesaikan masalah dasar yang sudah lama ada dan selalu diabaikan.
Dari segi arsitektur teknologi, Walrus jauh dari sekadar menyalin proyek penyimpanan terdesentralisasi lainnya. Ia melakukan desain ulang lengkap dalam hal ketersediaan tinggi, verifikasi data, dan kompatibilitas dengan aplikasi di chain. Ini akan berdampak mendalam pada aplikasi AI di masa depan, proyek DePIN, GameFi, bahkan inovasi RWA. Prinsipnya sangat sederhana: jika data itu sendiri tidak dapat diverifikasi dan kurang dapat diandalkan, maka apapun aplikasi dan cerita yang dibangun di atasnya hanyalah bangunan di atas awan.
Satu hal yang saya anggap sangat penting adalah, dalam desain token, Walrus tidak mengikuti pola umum. Ia tidak menjadikan token sekadar "barang transaksi", melainkan berusaha agar token benar-benar terintegrasi ke dalam mekanisme operasional jaringan dan struktur insentifnya. Dengan kata lain, selama jaringan digunakan, token memiliki kebutuhan nyata, bukan hanya bergantung pada fluktuasi harga yang didorong oleh dana jangka pendek untuk menjaga ekosistem.
Lalu, proyek seperti Walrus ini cocok untuk siapa?
Jawaban saya adalah: cocok untuk mereka yang tidak terburu-buru dan bersedia menyiapkan infrastruktur terlebih dahulu.
Dalam pasar yang didorong oleh emosi jangka pendek, proyek seperti Walrus biasanya membutuhkan waktu agar benar-benar dipahami. Tapi begitu nilainya terbukti, siklus pelepasan potensinya juga akan relatif lebih panjang. Apakah token ini undervalued atau tidak, waktu yang akan menjawab. Saya sudah memutuskan untuk terus memantau arah ini.