Pemilihan umum tengah tahun AS yang akan datang diperkirakan akan memainkan peran penting dalam membentuk tren kebijakan pasar saham. Menurut BlockBeats pada 14 Januari, Ed Clissold, Kepala Strategi AS di Ned Davis Research, memperkenalkan konsep “Big MAC trading,” singkatan dari “Big Midterms Are Coming.” Istilah ini mencerminkan pandangannya bahwa tema dominan untuk pasar ekuitas AS pada tahun 2026 akan terkait dengan arah politik yang berhubungan dengan pemilihan tengah tahun yang mendekat dan potensi dampaknya terhadap pasar.
Presiden AS Donald Trump telah aktif mengeluarkan pernyataan kebijakan di awal tahun, menandakan fokus yang kuat pada peningkatan peluang Partai Republik dalam pemilihan November. Inisiatif kebijakannya terutama menargetkan “tantangan kelayakan” yang banyak diperdebatkan dalam ekonomi AS, dan langkah-langkah ini dapat memiliki implikasi besar bagi pasar keuangan. Reaksi pasar terbaru menyoroti sensitivitas ini. Minggu lalu, kinerja pasar saham tertekan setelah Trump menyerukan kepada penerbit kartu kredit untuk membatasi suku bunga pada 10%—kurang dari setengah rata-rata saat ini—yang menyebabkan penurunan tajam pada saham perbankan. Selain itu, arahan beliau agar perusahaan pertahanan menangguhkan pembayaran dividen dan menginvestasikan kembali keuntungan ke dalam produksi sangat mempengaruhi saham sektor pertahanan. Baru-baru ini, kritik pemerintah terhadap independensi Federal Reserve memicu kepanikan luas di Wall Street pada hari Senin. Clissold mencatat dalam laporannya bahwa penyesuaian kebijakan spesifik sektor menghadirkan risiko besar menjelang pemilihan tengah tahun. Saat ini, pasar tetap tidak pasti tentang bagaimana cara melindungi diri secara efektif terhadap risiko yang dipicu secara politik ini, memperkuat volatilitas dan kehati-hatian di kalangan investor.
Lihat Asli
铜钱铜钱
MC:$3.59KHolder:2
0.00%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pemilihan umum tengah tahun AS yang akan datang diperkirakan akan memainkan peran penting dalam membentuk tren kebijakan pasar saham. Menurut BlockBeats pada 14 Januari, Ed Clissold, Kepala Strategi AS di Ned Davis Research, memperkenalkan konsep “Big MAC trading,” singkatan dari “Big Midterms Are Coming.” Istilah ini mencerminkan pandangannya bahwa tema dominan untuk pasar ekuitas AS pada tahun 2026 akan terkait dengan arah politik yang berhubungan dengan pemilihan tengah tahun yang mendekat dan potensi dampaknya terhadap pasar.
Presiden AS Donald Trump telah aktif mengeluarkan pernyataan kebijakan di awal tahun, menandakan fokus yang kuat pada peningkatan peluang Partai Republik dalam pemilihan November. Inisiatif kebijakannya terutama menargetkan “tantangan kelayakan” yang banyak diperdebatkan dalam ekonomi AS, dan langkah-langkah ini dapat memiliki implikasi besar bagi pasar keuangan.
Reaksi pasar terbaru menyoroti sensitivitas ini. Minggu lalu, kinerja pasar saham tertekan setelah Trump menyerukan kepada penerbit kartu kredit untuk membatasi suku bunga pada 10%—kurang dari setengah rata-rata saat ini—yang menyebabkan penurunan tajam pada saham perbankan. Selain itu, arahan beliau agar perusahaan pertahanan menangguhkan pembayaran dividen dan menginvestasikan kembali keuntungan ke dalam produksi sangat mempengaruhi saham sektor pertahanan. Baru-baru ini, kritik pemerintah terhadap independensi Federal Reserve memicu kepanikan luas di Wall Street pada hari Senin.
Clissold mencatat dalam laporannya bahwa penyesuaian kebijakan spesifik sektor menghadirkan risiko besar menjelang pemilihan tengah tahun. Saat ini, pasar tetap tidak pasti tentang bagaimana cara melindungi diri secara efektif terhadap risiko yang dipicu secara politik ini, memperkuat volatilitas dan kehati-hatian di kalangan investor.