Belakangan ini selalu memikirkan mengapa tetap optimis terhadap tren pasar selanjutnya.
Dari segi teknikal, Bitcoin telah mengalami koreksi dari posisi tertinggi selama lebih dari tiga bulan. Penurunan sebesar ini sesuai dengan siklus koreksi yang lebih besar jika dilihat dari periode reguler. Jika dilihat dari kerangka waktu mingguan, rebound pasar normalnya akan muncul sekitar bulan keempat dalam tren bearish, dan inilah alasan mengapa awal Januari sebelumnya diperkirakan sebagai waktu pembalikan.
Lalu, pertanyaannya adalah, sampai di mana posisi tren bullish ini akan berjalan? Saya pribadi berpendapat setidaknya harus menguji angka psikologis . Mengapa demikian? Karena level harga memiliki beberapa fungsi kunci: pertama, mampu memperbaiki pola pergerakan di kerangka waktu mingguan; kedua, cukup untuk membersihkan ruang arbitrase yang sebelumnya terakumulasi dari leverage short.
Setelah melewati angka , perkembangan tren selanjutnya memang perlu memperhatikan arah kebijakan dan evolusi berita. Namun dari sudut pandang jangka panjang, saya cenderung percaya bahwa BTC tahun ini akan mempertahankan tren kenaikan.
Penilaian ini terutama didasarkan pada dua faktor. Pertama adalah kondisi makro global—tahun 2026 secara umum dianggap sebagai tahun aktif secara finansial dalam siklus keuangan tradisional. Sebagai produk sekunder dari sistem keuangan, aset kripto biasanya akan mendapatkan manfaat dari ekspansi likuiditas. Kedua, alasan yang lebih langsung adalah arah kebijakan moneter dari berbagai bank sentral. Setelah siklus kenaikan suku bunga, AS mulai melakukan pelonggaran likuiditas, dan China juga mendorong kebijakan stimulus ekonomi. Ekonomi utama dunia sedang melakukan pelonggaran moneter, yang berarti dana tambahan dan likuiditas pasti akan mencari saluran alokasi aset baru. Sebagai aset dengan likuiditas tinggi, mata uang kripto akan mendapatkan perhatian.
Dengan menggabungkan siklus teknikal dan logika makro, tren bullish saat ini masih didukung oleh faktor fundamental.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaverseVagabond
· 5jam yang lalu
Jika tidak bisa menghancurkan 100.000, maka teori ini harus dibantah dan dimulai ulang, taruhan adalah apakah pelonggaran likuiditas benar-benar bisa masuk
Lihat AsliBalas0
DustCollector
· 5jam yang lalu
Sepuluh juta bisa pecah? Saya rasa tidak pasti, tergantung pada wajah Federal Reserve
Lihat AsliBalas0
OPsychology
· 5jam yang lalu
Jika batas 100.000 ini tidak pecah, saya akan terus bullish, bagaimanapun uang santai sudah diinvestasikan
Lihat AsliBalas0
DefiSecurityGuard
· 5jam yang lalu
⚠️ KRITIS: seluruh tesis "ambang psikologis 100k" ini dengan nyaman mengabaikan vektor kerentanan kontrak pintar dalam mekanisme likuidasi leverage selama lonjakan volatilitas. DYOR sebelum menganggap narasi makro sebagai injil, bukan nasihat keuangan.
Belakangan ini selalu memikirkan mengapa tetap optimis terhadap tren pasar selanjutnya.
Dari segi teknikal, Bitcoin telah mengalami koreksi dari posisi tertinggi selama lebih dari tiga bulan. Penurunan sebesar ini sesuai dengan siklus koreksi yang lebih besar jika dilihat dari periode reguler. Jika dilihat dari kerangka waktu mingguan, rebound pasar normalnya akan muncul sekitar bulan keempat dalam tren bearish, dan inilah alasan mengapa awal Januari sebelumnya diperkirakan sebagai waktu pembalikan.
Lalu, pertanyaannya adalah, sampai di mana posisi tren bullish ini akan berjalan? Saya pribadi berpendapat setidaknya harus menguji angka psikologis . Mengapa demikian? Karena level harga memiliki beberapa fungsi kunci: pertama, mampu memperbaiki pola pergerakan di kerangka waktu mingguan; kedua, cukup untuk membersihkan ruang arbitrase yang sebelumnya terakumulasi dari leverage short.
Setelah melewati angka , perkembangan tren selanjutnya memang perlu memperhatikan arah kebijakan dan evolusi berita. Namun dari sudut pandang jangka panjang, saya cenderung percaya bahwa BTC tahun ini akan mempertahankan tren kenaikan.
Penilaian ini terutama didasarkan pada dua faktor. Pertama adalah kondisi makro global—tahun 2026 secara umum dianggap sebagai tahun aktif secara finansial dalam siklus keuangan tradisional. Sebagai produk sekunder dari sistem keuangan, aset kripto biasanya akan mendapatkan manfaat dari ekspansi likuiditas. Kedua, alasan yang lebih langsung adalah arah kebijakan moneter dari berbagai bank sentral. Setelah siklus kenaikan suku bunga, AS mulai melakukan pelonggaran likuiditas, dan China juga mendorong kebijakan stimulus ekonomi. Ekonomi utama dunia sedang melakukan pelonggaran moneter, yang berarti dana tambahan dan likuiditas pasti akan mencari saluran alokasi aset baru. Sebagai aset dengan likuiditas tinggi, mata uang kripto akan mendapatkan perhatian.
Dengan menggabungkan siklus teknikal dan logika makro, tren bullish saat ini masih didukung oleh faktor fundamental.