Pesan Gate News, 17 April — World, perusahaan verifikasi identitas yang didirikan bersama Sam Altman dari OpenAI, mengumumkan pada Jumat (16 April) integrasi baru dan diperluas dengan platform-platform besar termasuk Zoom, DocuSign, Tinder, Okta, Shopify, dan VanEck. Perusahaan itu meningkatkan protokol World ID dan merilisnya sebagai sumber terbuka agar aplikasi mana pun dapat mengintegrasikannya sebagai lapisan autentikasi.
World ID beroperasi dengan sistem verifikasi tiga tingkat: pengiriman selfie, verifikasi ID yang dikeluarkan pemerintah, dan pemindaian iris secara langsung di lokasi “orb”. Setiap perusahaan yang menggunakan World ID menentukan tingkat verifikasi yang dibutuhkannya. Zoom berencana menggunakan World ID untuk memverifikasi peserta panggilan video dan mencegah peniruan deepfake, sementara DocuSign mengujinya untuk memastikan bahwa orang sungguhan — bukan bot — berada di balik tanda tangan digital. Okta dan Vercel berkolaborasi dengan World pada alat untuk memverifikasi bahwa tindakan sistem AI yang disetujui benar-benar disetujui oleh manusia. Tinder memperluas pilot di Jepang ke AS untuk verifikasi profil, VanEck menguji orb di kantor untuk verifikasi karyawan, dan World meluncurkan alat “Concert Kit” untuk membantu para artis memesan tiket untuk manusia terverifikasi serta memerangi praktik scalping tiket yang digerakkan bot.
Menurut perusahaan, sekitar 17,9 juta orang telah mendaftar untuk World ID secara global, dengan sekitar 1,1 juta di Amerika Utara. World berencana memperluas ketersediaan orb di San Francisco, New York City, dan Los Angeles agar sebagian besar warga berada dalam waktu 5-10 menit dari sebuah lokasi, serta akan memperkenalkan layanan “orb-on-demand” di San Francisco setelah pilot di Argentina.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Para Peneliti Menerapkan Teknologi DPN-LE untuk Mengedit Sifat Kepribadian AI, Mengedit Hanya 0,5% dari Neuron
Menurut BlockBeats, pada 3 Mei peneliti AI Brian Roemmele mengungkapkan bahwa Zero-Human Company miliknya telah menerapkan teknologi DPN-LE (Dual Personality Neuron Localization and Editing) untuk menyesuaikan dengan tepat
GateNews5menit yang lalu
Claude Memeriksa Jam Setiap 15 Menit Setelah Mendapat Akses Alat untuk Mengatur Waktu
Menurut pengembang Om Patel, Claude AI mulai sering mengecek jam setelah memperoleh akses ke alat waktu pada 3 Mei, dengan model melakukan pengecekan setiap 15 menit. Pengamatan ini menyoroti bahwa model bahasa besar sebelumnya tidak memiliki persepsi waktu bawaan dan tidak mengetahui waktu saat ini atau
GateNews1jam yang lalu
Founders Fund Menutup Dana Utama $6 Miliar Terbesar Sejak Berdiri, pada 3 Mei
Menurut Bloomberg, Founders Fund menyelesaikan penggalangan dana untuk dana unggulan terbarunya senilai 6 miliar dolar AS pada 3 Mei, jauh melampaui dana sebelumnya yang sekitar 3,4 miliar dolar AS. Dana tersebut, yang didirikan bersama oleh miliarder Peter Thiel, akan fokus pada sektor-sektor berpertumbuhan tinggi termasuk kecerdasan
GateNews1jam yang lalu
Polling POLITICO Terbaru: 45% Warga AS Mengatakan Investasi Kripto Terlalu Berisiko, 44% Khawatir AI Maju Terlalu Cepat
Menurut jajak pendapat POLITICO, meski industri AI dan kripto menyuntikkan pendanaan politik yang signifikan ke pemilihan sela AS 2026, publik Amerika masih sangat skeptis terhadap kedua sektor tersebut. Survei menemukan bahwa 45% warga Amerika percaya berinvestasi dalam mata uang kripto tidak sebanding dengan
GateNews2jam yang lalu
OpenAI “Flair” mendukung IPO 2027, sementara Altman mendukung pencatatan pada Q4 2026
Keuangan officer OpenAI, Sarah Fryer, bersikap hati-hati terhadap jadwal IPO pada 2026, dengan menyebut bahwa kontrak infrastruktur komputasi dan pusat data senilai hampir 1 triliun dolar AS jauh lebih tinggi dibandingkan pendapatan tahunan saat ini sebesar 25 miliar dolar AS. Jika pertumbuhan tidak dapat menutupi komitmen, risiko akan diberi diskon oleh pasar. Perbedaan sikap ini terlihat dari pernyataan publik CEO Atman yang mendukung rencana melantai pada Q4 2026. Fryer cenderung menundanya hingga 2027 untuk membangun disiplin keuangan; perusahaan berkali-kali mengeluarkan pernyataan untuk menyangkal adanya perbedaan pendapat internal.
ChainNewsAbmedia4jam yang lalu
Pekerja Menang Kasus Substitusi AI Bersejarah di Tiongkok
Para ahli menyatakan bahwa keputusan tersebut, yang menjadi preseden untuk kasus penggantian AI di masa mendatang, menetapkan bahwa penggantian AI tidak dapat dijadikan dalih untuk mengakhiri kontrak kerja. Tiongkok adalah pusat AI terbesar kedua di dunia.
Poin Utama:
Pengadilan Hangzhou memutuskan bahwa menggantikan Zhou w
Coinpedia5jam yang lalu