Kenaikan harga DASH terjadi setelah Dubai Financial Services Authority (DFSA) memberlakukan larangan lengkap terhadap token privasi di area Dubai International Financial Centre (DIFC) pada 12 Januari 2026. Pada saat penulisan, DASH diperdagangkan sekitar $45,96, naik 21,20% dalam hanya 24 jam terakhir, dengan volume spot harian mencapai $45,94 juta. Pergerakan ini menarik perhatian karena terjadi di tengah tekanan regulasi yang sebelumnya membatasi pergerakan mata uang kripto yang berfokus pada privasi seperti Dash, Monero, dan Zcash.
BARU SAJA: 🇦🇪 Dubai melarang token privasi dan memperketat aturan stablecoin sebagai bagian dari reset kerangka regulasi kripto yang lebih luas. pic.twitter.com/CsY5KMbbdT
— Whale Insider (@WhaleInsider) 12 Januari 2026
DASH Menguat Saat Tekanan Regulasi Meningkat Kebijakan DFSA termasuk larangan terhadap perdagangan, promosi, pengelolaan dana, dan pembuatan produk derivatif terkait token privasi di DIFC. Alasan utamanya terkait risiko pencucian uang dan potensi pelanggaran sanksi internasional, mengingat sifat transaksi yang sulit dilacak. Sejak aturan tersebut berlaku, perusahaan yang beroperasi di DIFC harus memperketat pemeriksaan due-diligence mereka terhadap aset yang terdaftar dan memastikan setiap bagian dari bisnis mereka sesuai dengan persyaratan kepatuhan yang diperbarui. Namun, respons pasar cukup berbeda. Alih-alih mengalami penurunan, DASH justru melonjak tajam. Di sisi lain, lonjakan ini juga terjadi karena likuiditas pasar menunjukkan peningkatan signifikan, tercermin dari volume perdagangan yang mendekati $46 juta dalam satu hari. Akhir November lalu, kami melaporkan bahwa OKX telah mencantumkan kembali DASH di pasar spot-nya, sehingga membuka kembali akses perdagangan token secara global. Langkah ini memberikan dorongan tambahan terhadap likuiditas dan eksposur pasar, terutama di tengah situasi di mana beberapa yurisdiksi memperketat regulasi untuk token privasi. Selain itu, kembalinya token ke platform utama membantu memperluas jangkauan investor, termasuk dari wilayah yang sebelumnya kehilangan akses. Lebih jauh lagi, Dash secara resmi bergabung dengan ekosistem Zebec sebagai blockchain ke-19 yang terintegrasi ke dalam kartu pembayaran pribadi Zebec Silver dan Zebec Carbon. Integrasi ini membuka jalan bagi token untuk digunakan dalam skenario pembayaran dunia nyata, tidak hanya sebagai aset yang dipertukarkan di layar perdagangan. Awal November lalu, kami mencatat bahwa minat komunitas terhadap DASH mulai meningkat seiring diskusi tentang token berfokus privasi mulai mendapatkan perhatian lebih. Minat ini didorong oleh persepsi bahwa DASH menawarkan kombinasi privasi transaksi dan kemudahan penggunaan. Di beberapa negara berkembang, token ini mulai diposisikan sebagai solusi pembayaran praktis, bukan hanya instrumen spekulatif.